Liburan Tenang di Sudut Jawa Timur

Liburan Tenang di Sudut Jawa Timur

Haidiva.com – Menjelang akhir tahun, kontemplasi sering kita lakukan untuk memaknai aktivitas setahun penuh. Lokasi yang menarik menjadi kontemplasi adalah tempat yang tenang, sarat sejarah peradaban manusia, dipercaya menghadirkan keteduhan. Kita perlu liburan di lokasi yang bikin pikiran tenang.

Tak perlu keluar negeri untuk berwisata sambil menyelami ketenangan. Berikut ini 5 tempat di Jawa Timur yang bisa kamu datangi untuk merenung dan menghabiskan akhir tahun dengan damai.

Puing Candi di Gunung Penanganggungan
Di sinilah Prabu Airlangga dari Kahuripan belajar tentang pemerintahan sewaktu muda. Salah satu peninggalannya adalah pemandian Jalatunda yang diperkirakan sudah ada sejak 977 Masehi. Tak hanya candi dan gua pertapaan, pemandangan indah dan udara sejuk bisa ditemukan sembari intropeksi diri. Di sini, kamu bisa berkemah atau memulai pendakian menuju Gunung Penangguangan.

Jalatunda di Gunung Penanggungan

Pantai Seribu Gua di Pacitan
Pacitan sering disebut tanah seribu gua. Setidaknya ada sebelas pantai yang bisa dikunjungi karena keindahannya, antara lain Klayar, Pancer, Srau, dan Watu Kurung. Di antara deburan ombak dan tanaman liar, kamu bisa merenungi perjalanan hidup yang berliku.

Salah Satu Pantai di Pacitan

Bermalam di Ranu Kumbolo
Sebuah danau air tawar di ketinggian 2.400 meter. Ranu Kumbolo menghubungkan wisata Tengger, Bromo, dan semeru. Di sini, kamu dapat berkenalan dengan teman baru seraya bermalam bersama sahabat lama.

Ranu Kumbolo

Dinginkan kepala di Coban sekitar Malang
Malang dan sekitarnya memang tidak henti-hentinya menyuguhkan air terjun yang indah. Puluhan cuban bisa kamu singgahi sambil menikmati segarnya udara. Sebagai referensi, Coban Ciblungan, Tumpak Sewu, Sumber Pitu di Tumpang dan Pujon, Coban Rais, dan Coban Sriti yang keindahannya tak perlu diragukan.

Air Terjun di Coban Malang

Menukil sejarah Blambangan
Beberapa waktu lalu sempat viral mengenai KKN di Desa Penari yang disinyalir berlokasi di Banyuwangi. Sejatinya, ada desa menarik lain yang patut dikunjungi di Banyuwangi. Namanya Desa Kemiren, sisa-sisa masyarakat Osing menjaga tradisi. Kamu bisa melihat para perempuan memainkan tradisi gedhogan, yakni memukul-mukul lesung dan alu sehingga menimbulkan bunyi yang enak didengar. Di sini kita bisa merenungi apakah teknologi dan modernitas menghilangkan sisi kemanusiaan kita.

Suku Osing di Banyuwangi

Diva, contemplatio –asal kata kontemplasi- bermakna memikirkan sesuatu secara mendalam. Semoga setelah liburan di tempat yang tenang, kita bisa memperbaiki diri dan siap menyongsong tantangan tahun depan. (ndr)

Spread the love