081-2173-3281 redaksi@haidiva.com

Fakta Tidur yang Perlu Kamu Tahu, Mengejutkan!

Fakta Tidur yang Perlu Kamu Tahu, Mengejutkan!

Haidiva.com-Tanggal 18 Maret diperingati sebagai hari tidur sedunia. Kita menghabiskan sekitar sepertiga waktu hidup untuk tidur. Hingga 25 tahun yang lalu, para ilmuwan hanya tahu sedikit tentang kebiasaan malam kita ini.

Di bawah ini, spesialis gangguan tidur Michelle Drerup, PsyD, membagikan beberapa fakta aneh dan fantastis tentang tidur. Inilah fakta tidur mengejutkan yang perlu kamu tahu, dikutip dari Cleveland.

Insomnia tergantung bulan purnama

Penelitian menunjukkan bahwa pada hari-hari menjelang bulan purnama, orang tidur lebih larut dan kurang tidur, meskipun alasannya tidak jelas. Jika Kamu membutuhkan waktu kurang dari lima menit untuk tertidur di malam hari, seharian akan merasa kurang tidur. Idealnya, tertidur membutuhkan waktu 10 hingga 15 menit.

Jam di saat kelelahan tubuh, gunakan untuk tidur

(Patheos)

Kelelahan tubuh memuncak dua kali sehari apapun aktivitasmu. Waktu tersebut adalah pukul 2 pagi dan 2 siang. Itu sebabnya kamu kurang waspada setelah makan siang. Karena itu, gunakan waktu saat tubuh lelah untuk tidur atau istirahat.

Baca juga: Kebiasaan buruk ganggu tidur, awas insomnia

Pola tidur akhir pekan berpengaruh pada hari biasa

Susah bangun di Senin pagi? Salahkan “jet lag sosial” dari jadwal akhir pekan yang membuat waktu tidur berubah. Sedangkan sulit untuk bangun dari tempat tidur di pagi hari disebut dysania. Ini bisa menandakan kekurangan nutrisi, depresi atau masalah lain.

Insomnia tidak ada hubungan dengan kelebihan tidur

Girl long haired brunette lying on back on white bed having insomnia and covering hide face hands. Early awakened. Naughty sunny morning. top view, feeling sad or depressed

Insomnia tidak ditentukan oleh lebih atau kurang tidur setiap malam. Stres, penyakit fisik atau mental, pengaturan hidup atau tidur, riwayat keluarga, kerja shift, pola makan dan kebiasaan olahraga semuanya dapat berkontribusi pada insomnia.

Rasa kantuk pagi hari setelah insomnia dapat menyebabkan sulit berkonsentrasi, sakit kepala, lekas marah, dan masalah lain yang dapat ditimbulkannya setiap hari. Terjaga selama 16 jam berturut-turut menurunkan kinerja.

Begadang membuat lapar

Begadang akan membuat Kamu lapar karena kadar leptin, hormon pengatur nafsu makan, turun. Jadi, tidurlah tepat waktu bagi yang ingin mengontrol berat tubuh.

Baca juga: Gangguan jiwa yang jarang diketahui orang

Ada pekerjaan membangunkan orang tidur

Salah satu pekerjaan di pabrik dan kota di adalah mengetuk jendela orang untuk membangunkan mereka untuk bekerja. Beberapa penyedia sewa mobil membuat perjanjian dengan pelanggannya untuk tidak mengemudi dengan waktu tidur kurang dari enam jam.

Tidur di tempat kerja tidak terlalu menjadi masalah di Jepang. Perusahaan mungkin menerimanya sebagai tanda kelelahan karena terlalu banyak bekerja.

Saat berduka, normal merasa insomnia

Perempuan cemas (pixabay.com/Kat Jayne)

Insomnia seringkali menjadi bagian normal saat orang berduka. Ini menjadi bagian penyembuhan diri. Mengkonsumsi obat tidur dapat mengganggu proses penyembuhan setelah berduka.

Daripada meminum obat tidur, sebaiknya melakukan olahraga teratur untuk mengatasi insomnia. Penyebabnya karena merangsang hormon yang bisa mengatasi stres. Tapi ingat, olahraga berat tepat sebelum tidur malah dapat membuat insomnia makin parah.

Spread the love