081-2173-3281 redaksi@haidiva.com

Single Day, Cara Jadi Lajang Kaya Raya

Single Day, Cara Jadi Lajang Kaya Raya

Haidiva.com-Selain hari belanja, 11 November juga identik dengan Single Day alias hari lajang. Menjadi lajang bukan berarti merana. Banyak kebebasan bisa  dimanfaatkan dengan cara yang positif. Salah satunya, gunakan kelebihan waktu dan energi untuk memperkaya diri. 

Dikutip dari RichDad, begini cara menjadi lajang kaya raya!

Mandiri mengambil keputusan

Single Day, Cara Jadi Lajang Kaya Raya (Godates)

Belum bersuami tak sama dengan mandiri.  Para lajang banyak yang sulit mengendalikan masa depan dan kesejahteraan finansial. Kalau ingin kaya tapi masih mengandalkan orang tua, kamu membutuhkan waktu lama sampai warisan jatuh di tanganmu. Teruslah berdoa!

Tapi jika ingin mandiri mengendalikan keuangan, kamu harus siap menambah ilmu mengenai pengelolaan keuangan, mencari peluang investasi dan pasive income, atau bahkan merintis usaha sendiri. Masukan dari pelbagai pihak tentu tetap harus didengar sebagai bahan pertimbangan agar tak salah jalan. Tapi, keputusan tetap di tanganmu. 

Baca juga: COVID-19 Bikin Keuangan Milenial Berantakan, Begini Cara Mengatasinya

Hal ini akan berbeda ketika kamu telah menikah. Proses pengambilan keputusan finansial hendaknya melibatkan suami karena untung ruginya akan berimbas pada kalian. 

Menjadi pembelajar sepanjang hayat

Single Day, Cara Jadi Lajang Kaya Raya (Calm Moment)

Lajang yang cerdas adalah yang tak pernah bosan belajar dan mencari ilmu. Tenang, ini bukan berarti kamu harus kuliah lagi. Tapi, kita bisa mendapatkan keahlian lewat mana saja, bisa dari buku, kursus singkat, atau belajar langsung dari kenalan.

Pelajari keahlian sesuai perkembangan zaman. Mengikuti perkembangan teknologi industri 4.0, keahlian seputar digital dan analisis data mesti dikuasai. Perempuan yang telah menikah tentu masih bisa mempelajari hal baru tapi waktunya mungkin tak sebanyak gadis lajang.

Baca juga: Belajar Investasi dari Film Korea dan Hollywood

Bedakan aset dan kewajiban 

Single Day, Cara Jadi Lajang Kaya Raya (Shutterstock)

Tanya pada diri sendiri, apa yang ingin kamu capai saat berinvestasi? Sebagai investor dan/atau pengusaha pemula, ada dua hal jenis aset  investasi berdasarkan keuntungannya, arus kas (cash flow) atau laba modal (capital gains). 

Misalnya saat membeli rumah. Ketika kamu menginvestasikan untuk dijual dengan harga yang lebih tinggi. Selisih harga itu disebut sebagai laba modal. Ketika rumah itu kamu jadikan kos-kosan, uang pembayaran inilah yang disebut sebagai cash flow. Namun kalau rumah itu tak menghasilkan dan malah menggerus keuangan seperti listrik, perawatan rumah, serta sebagainya, ini disebut kewajiban. Cara terakhir tak akan membuatmu kaya. 

Jadi, jangan berinvestasi pada produk yang justru membuat duitmu terbakar.

Mulai dari terkecil

Single Day, Cara Jadi Lajang Kaya Raya (Proxy)

Mulailah dari bisnis kecil-kecilan yang kamu tak akan sedih bila berakhir tak menguntungkan. Meski kecil, kamu harus tetap menjalaninya dengan serius dan memanfaatkan semua jaringan serta peluang yang ada. 

Baca juga: Tips Sukses Jualan Online di Marketplace

Misalnya, kamu berbisnis kopi literan untuk teman-teman sekantor. Setelah lancar, mulailah membuka lapak di akhir pekan. Bukan hal yang tak mungkin, pendapatan bisnis akan lebih besar daripada pekerja kantoran. 

Dana darurat penting, tapi emas tetap menarik

Single Day, Cara Jadi Lajang Kaya Raya (Moneycontrol)

Sekali lagi, membuat dana darurat dan dana pensiun itu penting. Tapi selain dana darurat dan dana pensiun, kamu bisa menabung dalam bentuk lain yang lebih stabil. Inflasi menyebabkan nilai uang terus menurun. Karena itu, emas dan perak bisa menjadi pilihan dana darurat yang bisa cepat dicairkan dengan nilai yang stabil dari tahun ke tahun. 

Dana darurat yang disiapkan lajang lebih kecil dibanding yang telah berkeluarga. Nominal yang harus dikumpulkan sebesar biaya hidup untuk 3-6 bulan. Sedangkan  yang telah berkeluarga, besaran dana darurat sebaiknya biaya hidup 12 bulan. 

Spread the love