Semua Perempuan Mulia

Semua Perempuan Mulia

Haidiva.com-Zaman modern ini masih banyak negara yang menganggap perempuan lemah.  Contohnya Maroko, pemerintahnya membatasi aktivitas perempuan dan tidak ada peraturan untuk melindungi perempuan dari kekerasaan (Liputan6, 2019).

Ini tentunya sangat merugikan perempuan karena mereka tidak bisa produktif di dunia usaha. Padahal, perempuan memiliki hak untuk menjadi lebih maju.

Di Indonesia sendiri banyak perempuan yang hebat. Contohnya adalah Dr.(H.C.) Hj. Megawati Soekarnoputri, perempuan pertama yang menjadi Presiden dan aktif dalam dunia politik. Tentunya ia menjadi bukti bahwa perempuan tidak hanya di dapur.

Banyak yang menganggap perempuan itu lemah karena dianggap lebih menggunakan perasaan daripada logika. Perasaan perempuan membuat mereka tak tega terhadap sesuatu meski itu mungkin akan menyakiti mereka.

Contohnya ibu, mereka rela merasakan kram pada saat hamil yang disebabakan beban bertambah sehingga otot menjadi tegang. Mereka  rela merasakan pembengkakan, sakit punggung, merasa lemah, dan ingin pingsan. Rasa sakit ditahan demi melihat putra putri mereka lahir ke dunia dengan selamat.

Jangan lupa, di belahan bumi ini, banyak perempuan yang berjuang sendiri untuk membesarkan anaknya tanpa bantuan siapapun. Tapi apakah mereka mengeluh?

Semuanya menjadi bukti bahwa perempuan tidak hanya mengeluarkan air mata setiap menghadapi masalah. Mereka menghadapi dengan kekuatan yang ada dalam diri mereka, dan rasanya tidak pantas jika perempuan dihina.

Dan apakah pantas perempuan menghina perempuan lain? Ini kerap terjadi sekarang. Karena salah paham, mereka saling beradu dan merasa benar. Mengatasinya, coba kalian dekati untuk mengetahu masalah yang sebenarnya terjadi dan berbicanglah dengan kepala dingin. Saat itu, kalian sadar bahwa setiap perempuan memiliki alasan setiap mengambil suatu keputusan.

Dari hal apa yang dijabarkan, itu semua untuk menyadari bahwa perempuan sosok yang hebat dan mulia. Setiap tindakan, perjuangan bukan demi kebahagiaan diri mereka sendiri melainkan orang-orang terdekatnya.

Penulis: Isnaeni

Peserta kompetisi “Lomba Menulis Artikel dengan Tema Strong Women” yang diadakan Haidiva.com dalam memperingati Hari Ibu.

Spread the love