Perbedaan Pacaran di Korea dan Amerika Menurut Idol K-Pop

Perbedaan Pacaran di Korea dan Amerika Menurut Idol K-Pop

Haidiva.com-Perbedaan sosial budaya Korea dan Amerika Serikat mempengaruhi bagaimana orang-orang berpacaran. Hal ini disampaikan oleh member idol K-Pop BTOB Peniel yang merupakan orang Amerika keturunan Korea. Peniel mengatakan ada 6 perbedaan pacaran di Korea dan Amerika Serikat.

Berikut ini perbedaanya seperti yang dikutip dari Koreaboo.

Kemandirian

Hubungan yang sehat adalah yang seimbang antara menghabiskan untuk diri sendiri dan dengan pasangan. Berdasarkan pengalaman idol K-Pop ini, ada perbedaan tentang kemandirian pola pacaran di Korea dan Amerika. Di Amerika, kata Peniel, lebih independen dan saling percaya daripada di Korea Selatan.

“Sayang, aku mau pergi keluar bersama teman-teman, kemudian akan dijawab, okay, Have a good time,” kata Peniel.

Tapi di Korea Selatan tak semudah itu. Saat ingin menghabiskan waktu tidak bersama pasangan, pacar akan bertanya seperti ‘kemana kamu pergi? Dengan siapa? Ngapain aja?’. Peniel melihat seperti kehilangan kepercayaan.

“Kalau ingin pergi atau menghabiskan sendiri pasti akan ditanya, apa ada yang salah dengan hubungan kita. Apa kamu ga suka aku?” tutur Peniel.

Baca juga: Pasangan Artis Korea Selatan yang Menikah lebih dari 10 Tahun

Hari Berdua

Peniel mengatakan terlalu banyak perayaan untuk pasangan yang pacaran atau sudah menikah di Korea Selatan. Ada Pepero Day di mana saling memberi hadiah satu sama lain; white day saat laki-laki memberi hadiah bagi kekasihnya; valentine’s day ketika perempuan memberi coklat untuk kekasihnya. Ada pula perayaan satu bulan hubungan, 100 hari, hari ke-200 dan seterusnya, hari ke 111 dan seterusnya, satu tahun dan lain sebagainya.

“Di Amerika cuma ada Valentine’s Day dan perayaan jadian setiap tahun,” kata Peniel.

Barang Kembaran

Perbedaan pacaran di Korea dan Amerika lainnya, menurut Peniel, adalah barang kembaran yang dikenakan oleh pasangan kekasih. Ia jarang melihat hal seperti itu di Amerika. Kalaupun ada, orang-orang Amerika di sekitar mereka akan melihatnya aneh.

Tak Ada Teman Lawan Jenis

Di Korea, kata Peniel, banyak yang berpikir tak mungkin ada persahabatan antara laki-laki dan perempuan. Kalaupun ada, pasti salah satu mencintai temannya dengan diam-diam. Ketika seorang laki-laki mengajak perempuan menonton film di bioskop, itu bisa diartikan kencan.

“Di Amerika tidak seperti itu, persahabatan antara laki-laki dan perempuan bisa saja terjadi tanpa harus melibatkan hubungan romantis,” kata Peniel.

Baca juga: Ingin memahami pasangan? Kenali 5 Bahasa Cinta

Skinship

Peniel mengatakan skinship antara laki-laki dan perempuan bisa dianggap sebagai sinyal tertarik atau naksir. “Guys and girls don’t hug!” ujar idol K-pop dari BTOB ini. Karena itu, dia berhati-hati agar tak memberikan pelukan pada teman perempuannya agar tak salah persepsi.

Sedangkan saat pulang kampung, Peniel kembali pada kebiasaan semula. Ia memberikan pelukan hangat pada semua temannya, baik perempuan maupun laki-laki.

Tarik Ulur

Peniel melihat hubungan percintaan di Korea Selatan sering melakukan tarik ulur atau yang disebut mildang. Satu menit terlihat peduli dan manis sekali, satu menit kemudian mengalihkan pandangan ke jendela berlagak tak ada apa-apa. Peniel melihat hal itu semacam permainan tarik ulur.

“Di Amerika, orang-orang akan lugas saat berkencan. Tapi itu bukan berarti mereka tidak ingin menjalin hubungan dengan serius,” kata Peniel.

Kalau di Indonesia bagaimana? Lebih mirip dengan Korea Selatan atau Amerika Serikat?**

Spread the love

1 thought on “Perbedaan Pacaran di Korea dan Amerika Menurut Idol K-Pop

Comments are closed.