081-2173-3281 redaksi@haidiva.com

Pandemi COVID-19 Juga Ganggu Kesehatan Mental Mahasiswa

Pandemi COVID-19 Juga Ganggu Kesehatan Mental Mahasiswa

Haidiva.com-Pandemi virus corona atau COVID-19 ternyata juga berdampak pada kesehatan mental mahasiswa. Survei yang dilakukan pada 18 ribu mahasiswa di 14 kampus menunjukkan peningkatan depresi sejak terjadinya pandemic COVID-19. Penyebabnya karena masalah keuangan dan susahnya mendapatkan akses kesehatan.

“Perguruan tinggi perlu memberikan dukungan terhadap mahasiswa, terutama bantuan terkait kesehatan mental. Jika tidak, akan banyak mahasiswa yang DO,”kata Pakar Kesehatan Mental dari Universitas Boston Sarah Ketchen Lipson seperti yang dikutip dari Healthy Minds Network.

Baca juga: Hadapi Corona, Mahasiwa Wuhan asal Jawa Timur Saling menguatkan

Penelitian yang diambil selama tiga bulan, Maret-Mei, itu menunjukkan bahwa 60 persen mahasiswa mengatakan pandemi telah membuat mereka kesulitan mengakses layanan kesehatan mental. Masalah keuangan membuat mereka tak bisa mendapatkan kehidupan yang layak. Angka ini tertinggi dibandingkan periode-periode sebelumnya.  

“Belum lagi masalah diskriminasi terhadap mahasiswa selama kuliah seperti ras, tingkat ekonomi. Semakin menambah permasalahan yang berimbas pada gangguan mental,”ujar Sarah.

Untungnya, tak semua data menunjukkan hal buruk. Sebanyak 70 persen mahasiswa mengatakan bagian administrasi kampus cukup membantu selama pandemi. Para dosen juga dianggap membantu mereka memahami pelajaran selama kuliah.

“Kabar baik, saya melihat kampus lebih fleksibel saat memberikan tugas, ujian, atau bimbingan tugas akhir,” kata Sarah.

Baca juga: Rekomendasi Drakor tentang Kesehatan Mental

Survei ini juga bertanya kepada siswa mengenai diskriminasi berbasis ras. Sebanyak 6 persen mengatakan mengalami diskriminasi ras sebagai dampak pandemi, sementara 41 persen melihat diskriminasi berbasis ras yang dialami oleh orang lain. Karena itu, Sarah menyarankan agar perguruan tinggi memperhatikan kesetaraan di kinerja akademiknya.

“Kita perlu mendengarkan kebutuhan mahasiswa apapun jenis rasnya,” kata Sarah.

Bagaimana dengan Indonesia? Tentu tak jauh beda. Dikutip dari laman resmi Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia,  64,3 persen responden mengalami gangguan kesehatan mental selama pandemi. Mereka mengalami ketakutan, dan kekhawatiran yang berlebih.**

Spread the love

One thought on “Pandemi COVID-19 Juga Ganggu Kesehatan Mental Mahasiswa

  1. Tips Fokus Bekerja Selama Pandemi COVID-19
    July 14, 2020 at 4:24 pm

    […] Baca juga: Pandemi COVID-19 Ganggu Kesehatan Mental Mahasiswa […]

Comments are closed.