Nikah Muda Lebih Rentan Kena Kanker Serviks

Nikah Muda Lebih Rentan Kena Kanker Serviks

Haidiva.com- Orang bilang nikah itu enak dan enak banget. Alasannya karena bisa melakukan hubungan seksual secara sah dan halal. Eits, tapi jangan buru-buru ya. Ada fakta terkait nikah muda dan kanker serviks.

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menyebutkan perempuan yang menikah muda lebih rentan terkena kanker serviks dibandingkan yang menikah usia di atas 20 tahun. Hal itu karena kondisi alat reproduksi perempuan belum matang.

“Jadi kalau masih muda mulut rahim perempuan dalam keadaan terbuka. Di situ ada jaringan-jaringan halus yang bisa menjadi tempat berkembangnya virus HPV. Tetapi di atas 20 tahun mulut rahim sudah menutup, sehingga aman terkena benturan,” kata Plt Direktur Kesehatan Reproduksi BKKBN Widwiono di Jakarta, Selasa, dikutip dari Kantor Berita Antara.

Widwiono mengatakan perempuan menikah muda tak serta-merta terkena kanker serviks setelah menikah. Biasanya mereka menderita penyakit tersebut setelah 10-15 tahun menikah. Menurutnya, sebanyak 11 persen perempuan di Indonesia melakukan nikah muda, atau setara dengan sekitar lima juta orang.

Selain nikah muda, Widwiono juga menyarankan untuk melakukan vaksin HPV sebelum menikah. Pemberian vaksin HPV lebih baik diberikan saat usia remaja yaitu sekitar 9-15 tahun.

Menurut Globalcon 2018 menunjukkan bahwa kasus kanker Indonesia di Indonesia mencapai 32.469 kasus atau 17,2 persen dari persentase kanker perempuan Indonesia. Bahkan kematian akibat kanker serviks mencapai 18.279 per tahun atau sebanyak 50 perempuan Indonesia meninggal setiap harinya.

Diva, Mahkamah Konstitusi telah memutuskan perubahan batas perkawinan di UU Perkawinan. Batas usia perkawinan yang semula 16 tahun untuk perempuan dinaikkan menjadi 18 tahun. Dengan potensi penyakit kanker serviks, tunda dulu nikah muda. (ndr)

Spread the love