Muslimah Pertama yang Capai Nilai Tertinggi Ujian Pengacara

Muslimah Pertama yang Capai Nilai Tertinggi Ujian Pengacara

Haidiva.com-Princess Fatima Parahiman menjadi muslimah pertama yang masuk 10 besar di ujian pengacara Filipina. Lulusan University of the East ini juga orang Maranao, suku muslim di Filipina, ketiga yang menempati urutan kedua nilai tertinggi ujian pengacara. Fatima meraih angka 89.5230 persen dan selesai kedua tercepat setelah Mae Diane Azores dari Universitas Santo Tomas Albay.

Dilansir dari laman berita Mb.com, Fatima bertugas sebagai pejabat Daerah Otonomi Bangsamoro yang ditempati oleh muslim Mindanao (BARM). Capaian ini membuat Fatima menerima banyak pujian dari para masyarakat muslim Filipina dan aktivis perempuan.

Baca: Muslimah Pemimpin Politik Masa Kini

Sebelum Fatima, ada dua anggota Suku Maranao yang berhasil meraih nilai tertinggi di ujian. Pertama adalah Macapanton Abass yang mengikuti ujian di tahun 1940-an. Abass menjadi muslim pertama yang menjadi pengacara di Filipina. Abass ialah ayah pengacara ternama Firdausi dan Macapanton Jr.

Tahun 1970, anggota Suku Marano yang mendapatkan nilai tertinggi ialah Kamar Baloto. Hebatnya lagi, Baloto juga pernah meraih nilai tertinggi di ujian akuntan public bersertifikat.

Diva, ini menunjukkan bahwa perempuan mempunyai kemampuan yang setara dengan mitranya, laki-laki, bila mendapatkan kesempatan yang sama.**

Spread the love