Lucid Dream, Pameran Seni Surabaya yang Instagramable

Lucid Dream, Pameran Seni Surabaya yang Instagramable

Haidiva.com-Pameran seni kebanyakan hanya bisa dinikmati oleh pecinta seni, tapi tidak termasuk Lucid Dream. Pameran yang akan dibuka untuk umum pada Jumat besok, 20 Desember 2019, ini menggabungkan permainan cahaya, audio visual, dan teknologi video mapping. Hasilnya, seni yang memanjakan mata awam.

“Lucid Dream yang digelar kali kedua ini mengambil tema ‘Lume’, diambil dari kata lumination yang berarti pencahayaan,” kata Nico Gunawan Creative Director Lucid Dream.

Nico mengatakan pengunjung akan dibawa ke dalam ruangan yang total black out. Di dalamnya, para seniman akan memenuhi dengan instalasi seni media dan teknologi yang memainkan efek cahaya.

Pengunjung yang datang akan dipandu oleh gadis kecil bernama Luna dan beruangnya. Luna mengajak pengunjung memasuki mimpinya yang berupa tampilan citra penuh cahaya.

Mimpi pertama Luna berupa dimensi purba, sebuah instalasi yang dilengkapi dengan hewan-hewan liar seperti harimau dan gorila. Uniknya, instalasi karya seniman Surabaya ini terbuat dari botol plastik bekas.

Gorilla yang terbuat dari botol plastik bekas

Selanjutnya pengunjung akan diajak ke dimensi Dark Side of The Moon, instalasi luar angkasa dengan astronot yang memegang bendera merah putih. Uniknya, pengunjung yang mengenakan baju putih, akan tampil glow in the dark di ruangan ini.

Siapkan kameramu ke ruangan selanjutnya, karena dimensi Big Blue Sky Collapse sudah menanti. Di ruangan penuh cermin ini, pengunjung akan disuguhi awan mendung dengan kilauan cahaya lampu, sangat instagramable.

Big Blue Sky Collapse

Setelah melewati gemuruh awan mendung, pengunjung diajak ke dimensi Polaroid, sebuah dimensi yang mengambil tema perkembangan fotografi. Selanjutnya, pengunjung diajak memasuki perkembangan video game lewat Arcade. Terakhir, pengunjung diajak bernostalgia dengan bebas mencorat-coret dinding toilet umum di dimensi Cyberpunk.

“Kami ingin menghadirkan pameran seni modern yang mengasyikkan sekaligus menyediakan wadah kreatif bagi seniman lokal kita,” ujar Nico.

Kelompok seniman lokal yang diajak bergabung ialah Komunitas Serbuk Kayu Surabaya, WAFT-Lab, dan LZY Visual. Mereka akan menggelar karya di Pakuwon Mall Surabaya, lantai 2 M, sebelah Little Tokyo, mulai tanggal 20 Desember 2019 sampai 1 Maret 2020.

Diva, tertarik untuk berkunjung menkmati pameran seni yang indah ini? Hasilnya juga bisa kamu unggah di laman media sosialmu. (ndr)

Spread the love