081-2173-3281 redaksi@haidiva.com

Kontroversi Artis Indonesia yang Pernah Diliput Media Asing

Kontroversi Artis Indonesia yang Pernah Diliput Media Asing

Haidiva.com-Kontroversi yang melibatkan artis Indonesia ternyata tak hanya menjadi pemberitaan di tanah air. Media luar negeri pun ada yang memberitakan kabar tersebut. Dikutip dari beberapa sumber, berikut artis yang pernah diliput media luar negeri.

Parenting Yuni Shara

Yuni Shara di Channel Youtube Venna Malinda

Sejumlah media asing memuji metode parenting Yuni Shara yang terbuka. Media seperti India.com, The Sun, dan 7 news menuliskan bahwa Yuni membuka ruang untuk anak-anak berdiskusi mengenai konten dewasa. Seorang psikologi Agstried Piether mengatakan diskusi dengan anak memberikan pendidikan seks secara faktual bukan melalui film porno.

Cara parenting Yuni Shara memang menimbulkan pro-kontra. Penyebabnya sejumlah media tanah air memlintir bahwa Yuni dan anak-anaknya menonton film porno bersama-sama. Padahal, pernyataan Yuni di konten Youtube Venna Melinda tidaklah seperti itu.

Padahal, Yuni mengatakan bahwa perkembangan media sosial dan teknologi saat ini memungkinkan anak-anaknya mengakses konten dewasa. Alih-alih memarahinya, penyanyi ini mengajak anak-anaknya berdiskusi agar mendapatkan informasi yang benar. Ia pun tak akan memarahi anaknya ketika mereka kepergok mengakses konten dewasa.

Baca juga: Anak mengaku punya pacar, bagaimana sikap orang tua semestinya?

Hukuman untuk Gisella Anastasia

Gisella Anastasia (istimewa)

Video pribadi Gisella Anastasia yang viral di awal tahun menjadi pemberitaan media asing. Portal berita dari Inggris, The Sun, fokus pada hukuman yang diterima oleh Gisel.

The Sun menyebut hukuman terhadap Gisel adalah ‘keadilan kejam’. Sebagai korban dari peredaran video tersebut, tulis The Sun, Gisel harusnya mendapatkan perlindungan atas beredarnya video karena ponsel yang tercuri.

Untuk mendukung pendapat tersebut, media ini mengatakan banyak pengacara HAM dan aktivis perempuan yang menentang UU Anti Pornografi di Indonesia. Penyebabnya, UU tersebut justru mengkriminalisasi orang yang seharusnya mendapatkan perlindungan negara.

Sel Lucinta Luna

Lucinta Luna saat ditahan (ANTARA/Dhemas Reviyanto/wsj)

Tahun 2020, kasus narkoba yang menjerat selebgram Lucinta Luna menjadi bahan pemberitaan di luar negeri. Media asing, China Press, membahas mengenai polisi Indonesia yang masih belum tahu akan memasukkan artis transeksual itu ke sel perempuan atau laki-laki.

Baca juga: Membesarkan Theybies, metode pengasuhan anak bebas gender

Lucinta Luna sendiri ternyata juga dikenal di Asia Tenggara. Ia pernah berkolaborasi dengan artis Malaysia Datuk Seri Aliff Syukri Kamarzaman dan Nur Sajat.

Kebiasaan ngedot Anya Geraldine

Twitter Anya Geraldine

Bintang film yang mengawali karir sebagai selebgram ini pernah menjadi bahan pemberitaan di luar negeri. Media online asal Singapura, Channel News Asia, pernah menulis tentang kebiasaan Anya yang masih suka nge-dot meski telah dewasa.

Dituliskan bahwa Anya kembali minum susu dari botol bayi setelah hidup terpisah dari orang tuanya. Media tersebut mengutip dari akun twitter Anya yang bercuit tentang kebiasaan tersebut.

Syahrini kagumi tempat pembantaian

Syahrini dan sahabatnya berfoto di Berline Holocaust Jerman (Instagram Syahrini)

Media cetak asal Jerman, Berliner Morgen Post memberitakan Syahrini panen hujatan setelah mengunggah video di Belin Holocaust Memorial. Video tersebut diposting pada Maret 2018 yang kemudian dihapus setelah dihujat.

Baca juga: Kisah Valeris Bacot, korban KDRT tapi malah dipenjara

“Bagus ya, tempat Hitler bunuh-bunuhan dulu,” kata Syahrini di video tersebut.

Menurut Berliner Morgen Post, Holocaust Memorial diresmikan pada tahun 2005 untuk memperingati orang-orang Yahudi yang dibunuh Nazi. Genosida tersbut memakan korban sekitar 6 juta jiwa orang Yahudi.

Setelah ramai diperbincangkan, Syahrini berkilah kalau yang dia maksud bagus bukanlah tindakan pimpinan NAZI adolf Hitler melainkan lokasi tersebut.

“Pada video yang saya unggah di Instagram yang memicu banyak kontroversi, saya tidak bermasud bilang ‘bagus’ mengacu pada Holocaust, tapi pada desain memorial yang impresif,” tulis di akun instagramnya Syahrini yang saat ini pun telah dihapus.

Kaburnya Manohara Odelia Pinot dari Pangeran Kelantan

Manohara dan Tengku Muhammad Fakhry

Model Manohara Odelia Pinot ramai diberitakan di Malaysia pada tahun 2009. Sejumlah media Malaysia, ‘Utusan Malaysia’ salah satunya, memberitakan kaburnya Manohara dari suaminya saat itu Tengku Muhammad Fakhry dengan judul ‘Manohara Aibkan Istana Kelantan. Dia Buat Keputusan Tinggalkan Suami’.

Sedangkan harian ‘Kosmo’ membuat judul ‘Manohara Lari ke Jakarta’. Di tanah air sendiri, berita tentang Manohara dan Pangeran Kelantan fokus pada KDRT yang katanya dialami model tersebut.

Spread the love