Grooming Pelaku Pelecehan Seksual, Kamu Wajib Tahu

Grooming Pelaku Pelecehan Seksual, Kamu Wajib Tahu

Haidiva.com-Akhir-akhir ini, kita banyak dikejutkan dengan kejadian pelecehan seksual yang pelakunya sama sekali tak kita duga. Mulai dari pemuka agama, pengajar, hingga selebriti media sosial yang selama ini kita kenal bercitra baik. Mereka biasanya menggunakan modus grooming.

“Grooming adalah metode membangun kepercayaan korban atau orang-orang di sekitar terhadap pelaku dengan menunjukkan sosok yang baik, bahkan bak malaikat,” kata pakar hubungan Eric Marlowe Garrison Seperti yang dikutip dari Allure.

Nah, agar tak tertipu dengan upaya grooming pelaku pelecehan seksual, kita perlu memahami hal-hal berikut ini.

Siapa saja bisa jadi korban maupun pelaku

Tak ada seorangpun yang kebal dengan rayuan atau penampilan yang baik dan sopan sebelum mengetahui maksud sebenarnya. Ini menyebabkan calon korban pelecehan seksual mungkin tak menyadari modus sebenarnya pelaku. Apapun profesi atau tampilan luarnya, pelaku tetaplah pelaku bahkan saat kita tak percaya dengan tindakan pelecehan yang dia lakukan.

Baca juga: Diam Bukan Berarti Korban Menikmati

Dimulai dari pertemanan

Pelaku tentu tak akan melecehkan sang korban. Ia akan menawarkan persahabatan dengan sesuatu yang menarik perhatian korban agar mereka tertipu dan mau berteman. “Cara ini bertujuan untuk mengenal calon korban lebih dekat dan mengetahui kelemahan korban,” kata konselor Dawn Michael.  

Pelaku sering memberi bantuan dan janji kepada calon korban

Keramahan dan kebaikan hati akan membuat korban lengah. Pelaku berusaha membuat korban utang budi sehingga mudah dimanipulasi.

Terlalu banyak rahasia

Pelaku pelecehan seksual biasanya sering berbagi rahasia dengan calon korbannya dan melarang bercerita dengan orang lain. Cara inilah untuk memisahkan korban dengan orang sekitarnya sehingga mudah dipengaruhi dan tak lekas mendapatkan bantuan dari orang terdekat korban.

Baca juga: Tanda Alami Gaslighting, Segera Minta Bantuan

Cegah lewat tetap dekat dengan kerabat

Tetaplah dekat dengan keluarga atau sahabat yang memang telah benar-benar teruji. Tujuannya agar kamu tetap waspada dan segera mendapatkan bantuan bila bertemu dengan pelaku pelecehan seksual yang melakukan modus grooming.**

Spread the love