081-2173-3281 redaksi@haidiva.com

Facebook Berubah Nama Jadi Meta, Ini Alasannya

Facebook Berubah Nama Jadi Meta, Ini Alasannya

Haidiva.com– Facebook mengubah nama perusahaanya menjadi Meta. Alasannya, perusahaan ini ingin fokus pada “Metaverse” dan membranding ulang setelah adanya masalah global. Sebelumnya, Facebook mendapatkan keluhan dari penggunanya dari berbagai negara tentang kebocoran dokumen internal dan data diri.

“Perusahaan Facebook akan mengubah nama menjadi Meta. Ini diharapkan secara efektif menurunkan media sosial Facebook menjadi hanya salah satu anak perusahaan, sejajar dengan Instagram dan WhatsApp, daripada merek menyeluruh,” kata pendiri Facebook Mark Zuckerberg, Kamis kemarin (28/10/2021) seperti yang dikutip dari CNN.

Rebranding dapat menjadi bagian dari upaya untuk merombak reputasi Facebook yang semula buruk. Sebelumnya, PR perusahaan ini menghadapi masalah informasi yang salah tentang platformnya, kegagalan moderasi konten, dan pengungkapan tentang efek negatif produknya terhadap kesehatan mental beberapa pengguna.

Perubahan nama sejalan dengan fokus Mark. Perusahaan berkembang pada metaverse, yang mengacu pada upaya untuk menggabungkan teknologi virtual dan augmented reality di ranah online baru.

Baca juga: Tak cegah rasisme di media sosial, Facebook ditinggalkan pengiklan besar

Berikut fakta perubahan nama Facebook menjadi Meta.

Saham Meta dijual 1 Desember

Konverensi pers Mark Zuckerberg terkait pergantian nama (dok Meta)

Perusahaan yang sebelumnya dikenal sebagai Facebook juga mengatakan dalam siaran pers bahwa mereka berencana untuk memulai perdagangan saham “MVRS” pada 1 Desember.

“Hari ini kami terlihat sebagai perusahaan media sosial. Tetapi dalam DNA kami, kami adalah perusahaan yang membangun teknologi untuk menghubungkan orang. Dan metaverse adalah batas berikutnya seperti halnya jejaring sosial ketika kami memulai,” kata Mark.

Diambil dari istilah Yunani

Metaverse

Media sosial Facebook akan tetap ada tapi perusuhaanya berubah menjadi nama Meta. Mark Zuckerberg mengatakan dia suka belajar sejarah klasik di sekolah. Ia mengatakan nama itu terinspirasi oleh kata Yunani meta, yang berarti “melampaui”.

“Bagi saya, itu melambangkan bahwa selalu ada lebih banyak untuk dibangun,” ujarnya.

Baca juga: Teknologi AI Google bisa deteksi kanker payudara

Berubah logo perusahaan

Logo Meta

Perusahaan juga mengganti tanda perusahaannya. Semula logonya adalahgambar “jempol ke atas”. Sedangkan logo Meta adalah “tanda biru tak terhingga”.

Mark Zuckerberg memulai branding Meta dengan serangkaian konsep sosial, permainan, dan tempat kerja baru. Ia ingin fokus pada masa depan Meta. Bahkan, jabatannya juga diubah menjadi: “Pendiri dan CEO di Meta.” Ketika ditanya oleh The Verge apakah dia akan tetap menjadi CEO di Facebook dalam 5 tahun ke depan, dia berkata mungkin saja. Dia belum tahu pastinya,

Manfaat Meta bertambah

(Olahraga bersama secara virtual dengan Meta)

Mark mengatakan ia belajar dari kesalahan saat membangun Facebook. Karena itu, ia ingi memperbaiki dan terus membangun perusahaan sesuai kebutuhan penggunanya. Perusahaan ini kemudian menunjukkan video tentang gambaran yang akan dibangun melalui Meta.

Misalnya, gambar hologram penggunanya yang hadir ke konser bersama teman yang hadir secara nyata. Atau hologram orang-orang yang duduk bersama dalam rapat padahal mereka bekerja jarak jauh.

Baca juga: Perusahaan hiburan K-Pop yang memanfaatkan teknologi virtual untuk jangkau pasar

Facebook mengatakan telah mempekerjakan 10 ribu orang di Eropa untuk membangun konsep tersebut. Mark mengatakan Metaverse akan masuk untuk memenuhi pelanggan di pasar virtual.

Perubahan nama Facebook bukanlah yang pertama

Google perlahan bakal berubah menjadi Alphabet

Sejumlah perusahaan besar telah mengubah merek mapan selama bertahun-tahun. Kentucky Fried Chicken mempersingkat namanya menjadi KFC, merek mobil Jepang Datsun menjadi Nissan.

Beberapa perubahan nama disebabkan karena mengikuti skandal atau kontroversi. Philip Morris, pembuat Marlboro, mengubah namanya menjadi Altria, misalnya, dan ValuJet menjadi AirTran setelah salah satu pesawatnya jatuh pada tahun 1996.

Perubahan nama lainnya dimaksudkan untuk mencerminkan ambisi perusahaan yang lebih luas. Snapchat berganti nama menjadi Snap pada tahun 2016 untuk mencerminkan terjunnya ke perangkat keras. Google merestrukturisasi perusahaan dengan nama baru, Alphabet, dan berencana untuk mengembangkan berbagai divisi bisnis.

Spread the love