081-2173-3281 redaksi@haidiva.com

Ciri Rancangan Busana di 4 Fashion Week Terbesar Dunia

Ciri Rancangan Busana di 4 Fashion Week Terbesar Dunia

Haidiva.com-Belakangan ini, ramai diperbincangkan mengenai Paris Fashion Week di dunia maya. Musababnya, karena ada sejumlah jenama tanah air yang mangaku berpartisipasi di Paris Fashion Week. Nyatanya, memang ada dua produk Indonesia yang memamerkan karyanya di showroom PFW, yakni Sean Sheila dan Jewel Rocks.

Meskipun ada banyak pekan mode lainnya di seluruh dunia, tidak satu pun dari yang mendapatkan sorotan sebanyak empat kota yang menjadi kiblat mode. Pecinta fashion berharap bisa berpartisipasi dalam perhelatan New York Fashion Week, Paris Fashion Week, London Fashion Week, dan Milan Fashion Week.

Dikutip dari The Bella King, inilah empat Fashion Week yang paling terkenal di dunia.

New York Fashion Week

Ready-to-wear di New York Fashion Week

Semua orang tahu tentang New York Fashion Week. Bahkan jika Kamu bukan pecinta fashion, pasti pernah mendengar namanya. New York memulai bulan mode sebagai kota pertama. Jenama Indonesia Erigo pernah resmi melenggang di sana.

Baca juga: Jokowi dan Susi Pujiastuti jadi inspirasi di New York Fashion Week

Pekan mode New York dikenal karena menampilkan lebih banyak gaya siap pakai alias ready to wear. Kamu benar-benar bisa memakai sebagian besar produk yang ditampilkan di kegiatan sehari-hari.

Tidak ada pekan mode yang “santai”, tetapi New York Fashion Week adalah yang paling “santai” dari ketiganya. Ini banyak kaitannya dengan gaya pakaian apa yang ditampilkan di sini. Karena cuaca di New York semakin dingin pada saat pekan mode bergulir, Kamu akan melihat banyak pakaian modis berkeliaran di jalanan.

London Fashion Week

Rancangan unik Burberry di London Fashion Week 2017

London adalah kota bulan mode kedua. Tidak seperti New York Fashion Week, gayanya belum tentu siap pakai tergantung siapa kamu. Penyebabnya karena produk yang ditampilkan lebih eksperimental dan kontemporer daripada semua pekan mode lainnya.

London Fashion Week pekan mode terbaru dari keempatnya. Kalau kamu ingin menjadi desainer yang tampil di ajang ini, saatnya mengeluarkan bagian terunik produkmu. Ini adalah kesempatan untuk mencoba hal-hal baru di luar arus utama dan menjadi tak kenal takut dalam mode.

Baca juga: Sofia Jirau, model down syndrom yang pernah tampil di New York Fashion Week

Milan Fashion Week

Giorgio Armani runway look at Milan Fashion Week Fall 2018

Minggu ketiga diadakan di ibukota mode asli dunia. Milan menampilkan semua tren landasan pacu Italia yang panas dari rumah mode papan atas seperti Giorgio Armani dan Versace. Udara dipenuhi dengan pesona glamor dan daya tarik eksotis selama pekan mode ini. Sebagian besar desainer memamerkan koleksi keras yang menampilkan potongan-potongan ketat di badan. Mengekspose kulit tidak selalu merupakan hal yang buruk di Milan.

Potongan high-end yang pas dan ramping adalah rancangan yang harus dibuat. Buatlah produk yang bisa digunakan di musim panas hingga musim gugul layaknya wilayah tropis. Sebenarnya, ini peluang besar bagi desainer Indonesia karena telah terbiasa membuat rancangan di wilayah tropis.

Baca juga: Material Indonesia yang dipakai desainer luar di Paris Fashion Week

Paris Fashion Week

Paris adalah kota cinta. Tapi selama bulan mode, ini adalah pekan terbaik untuk jor-joran mengeluarkan produk yang paling spektakuler. Alasannya, PFW merupakan merupakan perhelatan terakhir yang paling disorot media.

Rancangan yang tampil di Paris kebanyakan haute couture alias adi busana. Keanggunan dan kreativitas adalah inti dari pertunjukan Paris. Dan tentu saja, tidak ada merek besar yang mau ketinggalan. Segala sesuatu di Paris terasa seperti lambang kelas dan imajinasi artistik.

Paris Fashion Week adalah waktu yang tepat untuk tampil menonjol dengan pakaian paling mewah dibuat dengan teliti, bukan yang asal-asalan. Produk yang asal buat dengan jahitan berantakan tentu tidak menarik.

Spread the love