081-2173-3281 redaksi@haidiva.com

Cara Nyaman Perempuan Kerja di Rumah Saat Pandemi Covid-19

Cara Nyaman Perempuan Kerja di Rumah Saat Pandemi Covid-19

Haidiva.com-Selama pandemi Covid-19, banyak kantor yang menerapkan kebijakan work from home atau bekerja dari rumah. Ini kadang menimbulkan masalah baru bagi perempuan yaitu beban ganda. Mereka harus bekerja sementara urusan rumah tangga dan anak seolah dibebankan kepada perempuan.

“Apalagi kalau lihat mamanya di rumah, anak biasanya nempel terus sementara kita harus bekerja,” kata CSG Sales Specialist Dell Indonesia, Henni Tanama Taniwadjaja di Live Instagram Katadata Perempuan X DELL, Rabu, 28 Juli 2021.

Mengatasi ini, Henni memaparkan beberapa cara agar bekerja di rumah tetap nyaman dan produktif.

Aplikasi dan teknologi yang memadai

Atasi Beban Ganda, Cara Nyaman Perempuan Kerja di Rumah Saat Pandemi (istimewa)

Saat beerja di rumah, teknologi komunikasi dan aplikasi penting agar tetap produktif. Misalnya saat harus melakukan meeting online, pastikan punya alat penunjang yang nyaman seperti headset, webcam, speaker, dan lain sebagainya.

Baca juga: Tips fokus bekerja di rumah selama pandemi

“Headset penting apalagi untuk rapat online di pagi hari saat anak-anak sekolah online. Tujuannya agar suara tidak terganggu,” kata Henni.

Sinyal internet kuat diperlukan agar pekerjaan lancar. Sementara aplikasi dan teknologi lainnya dibutuhkan untuk mempermudah sesuai jenis pekerjaan.

Buat tempat kerja nyaman

Atasi Beban Ganda, Cara Nyaman Perempuan Kerja di Rumah Saat Pandemi (istimewa)

Saat bekerja di rumah, masalah rumah tangga dan anak menyebabkan perempuan tak fokus bekerja. Untuk meminimalisir, buatlah ruang kerja yang nyaman agar produktivitas tetap baik.

Ruang kerja yang nyaman tak perlu luas asalkan cukup cahaya dan sirkulasi udara lancar. Pilih warna dan perabotan yang menunjang kenyamanan pribadi. Misalnya sediakan alat untuk memutar lagu kesukaan sehingga mood membaik.

Baca juga: Cara membuat tempat kerja nyaman di rumah

“Saat sedang stres, saya putar lagu di ruang kerja untuk mengembalikan mood,” ujar Henni.

Manajemen waktu dan disiplin diri

Atasi Beban Ganda, Cara Nyaman Perempuan Kerja di Rumah Saat Pandemi (istimewa)

Bekerja dari rumah bukan berarti tidak produktif dan lebih malas. Henni mengatakan kita harus punya manajemen waktu dan disiplin diri agar pekerjaan tetap lancar. Memang, ada urusan rumah tangga dan kebutuhan anak yang muncul tiba-tiba tapi pastikan target kerja tetap selesai.

Ini artinya bukan harus 8 jam bekerja secara terus menerus dan mengabaikan urusan lain. Saat WFH, jam kerja menjadi lebih fleksible sehingga perempuan perlu menetapkan prioritas yang dilakukan setiap hari.

Membangun Ekosistem dengan teman kerja

Ekosistem yang berisi teman kerja atau kolega membuat koordinasi pekerjaan lebih mudah. Kelompok ini juga mendukung untuk mencari solusi saat masalah internal pekerjaan atau eksternal dari urusan keluarga muncul.

“Segera konsultasi bila menemukan masalah sehingga lebih cepat menemukan solusi,” ucap Henni.

Baca juga: Suami tak paham beban ganda sebabkan KDRT meningkat selama pandemi

Berbagi peran dengan pasangan

Atasi Beban Ganda, Cara Nyaman Perempuan Kerja di Rumah Saat Pandemi (istimewa)

Andil dari pasangan untuk terlibat dalam urusan rumah tangga dan anak sangatlah penting. Perempuan bukanlah manusia super yang bisa mengatasi semua pekerjaan dan urusan sekaligus. Suami mesti terlibat di urusan domestik tak hanya masalah pekerjaannya saja.

“Karena itu butuh komunikasi yang baik dengan pasangan untuk berbagi peran domestik,” kata Henni.

Kegiatan me-time

Atasi Beban Ganda, Cara Nyaman Perempuan Kerja di Rumah Saat Pandemi (istimewa)

Sesibuk apapun bekerja dan mengurus rumah tangga, Henni menyarankan tetap mempunyai me-time atau waktu pribadi. Tujuannya untuk mencegah stress dan baik bagi kesehatan mental.

“Jangan sampai me-time hilang, maka akan meledaklah kita nanti kalau sudah tak kuat,” ucap Henni.

Ia sendiri mempunyai me-time berupa workout atau olah raga di rumah. Saat Henni bergerak hingga mengeluarkan keringat, moodnya kembali membaik dan dapat melepaskan stres.

Spread the love