Benarkah Perempuan Lebih Multitasking daripada Laki-Laki?

Benarkah Perempuan Lebih Multitasking daripada Laki-Laki?

Haidiva.com-Melakukan beberapa pekerjaan dalam waktu bersamaan (multitasking) dianggap kelebihan perempuan dibandingkan laki-laki. Menjadi seorang ibu pekerja yang bisa bersamaan mengatur rumah tangga dan mengurus anak. Sedangkan para laki-laki dianggap tak bisa melakukan multiperan.

Nyatanya, dikutip dari The Conversation, perempuan tak lebih multitasking daripada laku-laki. Sebuah riset yang dimuat dalam jurnal ilmiah PLOS One menunjukkan bahwa kerja otak perempuan tak lebih efisien saat mengerjakan dua kegiatan dibandingkan laki-laki. Riset tersebut membandingkan kemampuan 48 laki-laki dan 48 perempuan dalam mengidentifikasikan huruf dan angka dalam waktu yang bersamaan.

Baca juga: Empat Pola Hubungan Suami Istri

Hasilnya menunjukkan bahwa tugas ganda mempengaruhi kecepatan dan ketepatan saat menyelesaikan tugas baik perempuan maupun laki-laki. Tidak ada perbedaan di antara keduanya. Perempuan lebih multitasking adalah mitos agar laki-laki terbebas dari tugas ganda rumah tangga.

Penelitian yang dilakukan oleh Franklin Ronaldo dan kawan-kawan di Australia menunjukkan bahwa perempuan yang multitasking antara tugas pekerjaan dan rumah tangga ternyata menimbulkan masalah kesehatan mental. Ketika anak lahir, ibu mempunyai perasaan terdesak waktu untuk segera pulang dibandingkan para ayah. Inilah yang menyebabkan maslaah kesehatan mental mereka.

Baca juga: Strong Woman bukan Wonder Woman

Untuk itulah, Franklin menyarankan pembagian pekerjan rumah tangga antara perempuan dan laki-laki. Dia juga menyarankan agar mitos multitasking perempuan tidak digunakan dalam dunia kerja sehingga mempengaruhi alokasi tugas administratif berdasarkan jenis kelamin.

“Tugas-tugas seperti mengatur jadwal dan menyusun pertemuan tidak boleh dialokasikan berdasarkan jenis kelamin,” kata Franklin.**

Spread the love