Belajar dari Istri dan Mantan Istri Donald Trump

Belajar dari Istri dan Mantan Istri Donald Trump

Haidiva.com-Presiden Amerika Serikat Donald Trump dimakzulkan mayoritas legislator AS. Trump diduga melakukan penyalahgunaan kekuasaan dan berupaya menghalang-halangi kongres. Namun jalan Trump tak otomatis berhenti karena pemakzulan ini harus melewati keputusan dari senat AS.

Diva, daripada berpusing-pusing memikirkan nasib presiden Abang Sam, lebih baik kita belajar dari para mantan istri dan istri Donald Trump saat menghadapai tingkah laku suaminya yang kontroversial itu.

Tips Hadapi Peselingkuh Ala Ivana Trump

cbsnews.com

Ivana merupakan mantan istri Donald Trump paling terkenal. Pernikahan Ivana dan Donald Trump berlangsung 1977 hingga 1992. Perceraian mereka disebabkan ulah Donald yang selingkuh dengan Marla Maples. Menghadapi perselingkuhan suaminya, Ivana mempunyai rumus “Dont get mad, get everything!.” Jangan menggila tapi dapatkan segalanya, begitu formula Ivana seperti yang dikutip dari Newsweek.

Benar, Ivana memang sempat melabrak pelakor namun suaminya malah memilih selingkuhan. Ivana segara mengubah strategi saat menghadapi kabar ini. Ibu dari Ivanka Trump menuntut harta gono gini sebesar USD 2,5 miliar, separuh dari total kekayaan Donald Trump saat itu. Meski rumah tangganya tak dapat dipertahankan, setidaknya Ivana bisa membangun usaha bisnisnya secara mandiri daripada berada di hubungan yang makan hati.

Dari Ivana kita belajar, pernikahan selesai bukan berarti hidup berakhir. Segera bangkit dan temukan hidup baru.

Karma Dibayar Tunai oleh Marla Maples

bustle.com

Mantan istri Donald Trump, Ivana ikut bersorak saat ayah dai Ivanka Trump itu mencampakkan Marla Maples dan beralih ke selingkuhannya Melania Trump. Pernikahan Marla dan Donald Trump hanya berlangsung enam tahun yakni 1993-1999. Pernikahan mereka pun lebih disebabkan karena Marla tengah mengandung Tiffany Trump.

Dikutip dari Inside Edition, Tiffany adalah anak yang paling sedikit mendapatkan kasih sayang ayahnya dibanding para kakak dan adik tunggalnya. Trump memang membantu lewat finansial dan sekolah tetapi tidak pernah membantu mantan istrinya, Marla, membesarkan Tiffany lantaran fokus dengan istri baru dan anak laki-laki bungsunya.

Dari Marla kita belajar untuk memilih pasangan bukan berdasarkan harta melainkan karakter. Ada laki-laki yang tak pernah selingkuh sama sekali tetapi tak ada laki-laki yang hanya selingkuh satu kali.

Otak Kosong Si Ibu Negara, Melania Trump

cnn.com

Barbie berotak kosong, begitu rakyat Amerika Serikat menyebut ibu negaranya. Melania dan Donald Trump mulai menjalin hubungan sejak 1998 meski baru menikah 2005. Setelah suaminya menjadi Presiden AS, Melania otomatis harus menjalani tugas sebagai ibu negara. Sayangnya, tingkah istri Donald Trump sempat membuat beberapa kontroversi.

Melania sempat melakukan plagiasi pidato saat berkampanye mendukung suaminya 2016 lalu. Dia menyontek pidato Michele Obama yang dikenal sebagai ibu negara yang cerdas dan setara dengan suaminya. Dia ingin tinggal di pusat ekonomi dan lifestyle New York dibandingkan Washington DC yang merupakan pusat pemerintahan. Rakyat New York menolak karena tak ingin terbebani pajak lebih.

Dari istri Donald Trump, Melania, kita belajar bahwa tak cukup tunduk dan patuh saat mendampingi suami tetapi juga diperlukan kecerdasan dan sopan santun agar lebih dihargai. (ndr)

Spread the love

1 thought on “Belajar dari Istri dan Mantan Istri Donald Trump

Comments are closed.