081-2173-3281 redaksi@haidiva.com

Bahaya Ghosting bagi Korban dan Pelaku, Pernah Mengalami?

Bahaya Ghosting bagi Korban dan Pelaku, Pernah Mengalami?

Haidiva.comGhosting, mengacu pada aksi menghilang tiba-tiba dan sulit dikontak tanpa memberikan alasan yang jelas. Istilah ini biasanya digunakan dalam hubungan percintaan. Tapi nyatanya, ghosting dapat terjadi dalam apapun bentuk hubungan, bahkan skala profesional.  Efek perilaku ghosting berbahaya bagi hubungan apapun bentuknya.

Alasan ghosting biasanya karena tak ingin melakukan konfrontasi langsung saat ada masalah. Ghosting bisa menjadi bentuk ketidaktertarikan untuk melakukan hubungan atau tidak butuh melanjutkan relasi dalam waktu dekat.

Baca juga:Ciri-ciri Fuckboy

Dikutip dari Pinkvilla, berikut ini bahaya ghosting dalam hubungan.

Bahaya bagi korban ghosting

Bahaya ghosting (istimewa)

Orang yang mengalami ghosting seringkali merasakan kebingungan, marah, sedih, hingga penyangkalan. Karena tidak mendapatkan penjelasan, korban ghosting sering merasa rendah diri bahkan menyalahkan dirinya sendiri. Mereka merasa tak dihargai dan akhirnya sulit percaya dengan orang lain.

Korban ghosting perlu waktu lama untuk menyembuhkan dan mengembalikan kepercayaan diri. Tentu saja, ini mengganggu aktivitas dan menghambat perkembangan diri korban.

Baca:Tanda Toxic Relationship di Hubungan dengan Pasangan

Bahaya bagi pelaku ghosting

Bahaya Ghosting (istimewa)

Bahaya ghosting tak hanya dialami korban tetapi juga pelaku. Perilaku ghosting menunjukan ada masalah pada pola komunikasi pelaku. Alih-alih mencari solusi, pelaku malah lari dari masalah. Akibatnya, pelaku ghosting sering mengalami hubungan yang buruk dengan orang lain dan mempunyai citra yang tak bersih.  

Spread the love