Atur Keuangan untuk Freelancer

Atur Keuangan untuk Freelancer

Haidiva.com-Jam kerja lentur asal memenuhi syarat tenggat, mudah mengatur jadwal, gaji sering lebih besar daripada pekerja kantoran, bisa menggeluti urusan lain. Begitulah nikmatnya menjadi freelancer atau pekerja lepas. Tapi, freelancer mesti menghadapi tantangan dalam hal keuangan seperti gaji yang tak pasti dan telat bayar.

Nah, pertengahan tahun lalu, founder Haidiva.com sempat berbincang ringan dengan pendiri sekaligus CEO Quantum Magna Financial Ligwina Hananto mengenai cara mengatur keuangan untuk pekerja lepas.

rusticated.co

“Sekarang banyak generasi milenial yang memilih bekerja freelance. Gaji mereka boleh berubah-ubah, tapi pengeluaran tiap bulan harus tetap sama,” tutur Wina.

Wina menyarankan agar pekerja lepas mempunyai simpanan khusus minimal sebesar satu kali pengeluaran di luar tabungan untuk invetasi dan dana darurat. Tujuannya agar ketika penghasilan tak mencukupi pengeluaran tetap, mereka masih bisa bertahan dari tabungan. Wina juga menganjurkan pekerja freelance tak menaikkan pengeluaran bulanan meski penghasillannya melonjak tinggi.

Ikhwal tunjangan hari raya atau bonus akhir tahun, Wina menyarankan kepada pekerja freelance untuk menghitung kebutuhan hari raya atau tahun baru terlebih dahulu. Setelah itu, baru kemudian jumlah keperluan tersebut dibagi dengan jumlah waktu untuk mengumpulkannya.

Selain itu, pekerja lepas sebaiknya juga mempunyai jaminan kesehatan agar bila sewaktu-waktu jatuh sakit tak banyak mengeluarkan uang. Jaminan tenaga kerja juga diperlukan sebagai jaminan di hari tua atau saat pensiun. (ndr)

Spread the love

1 thought on “Atur Keuangan untuk Freelancer

Comments are closed.