7 Destinasi Wisata Alam Pulau Hiri, Surganya Bumi Para Sultan

7 Destinasi Wisata Alam Pulau Hiri, Surganya Bumi Para Sultan

Haidiva.com-Sisi timur Indonesia bagi sebagian orang mungkin kurang terkenal potensi wisatanya. Padahal wilayah timur Indonesia yang masih sangat alami justru sangat cantik untuk kalian coba kunjungi lho. Tak perlu jauh-jauh hingga ke Raja Ampat, bumi para Sultan yaitu kota Ternate juga punya satu pulau cantik yang bisa jadi tempat liburan kamu nih, Diva. Perkenalkan si kecil yang cantik : Pulau Hiri.

Pulau Hiri merupakan salah satu kecamatan kota Ternate yang posisi pulaunya terpisah dari Pulau Ternate. Pulau Hiri berada di sisi utara dengan jarak tempuh laut sekitar lima hingga sepuluh menit dari pulau Ternate. Titik penyeberangannya berada kawasan Pantai Sulamadaha Ternate. Tarif penyeberangannya murah saja, hanya Rp 5.000,- Rp 10.000,- tergantung jenis kapal yang digunakan.

Lantas bagaimana dengan akomodasi pengunjung di Pulau Hiri? Tak perlu khawatir karena kamu bisa sewa motor seharga Rp 50.000,- untuk berkeliling pulau. Sekarang langsung saja yuk kita intip spot wisata Pulau Hiri!

1.Gurabala, Pantai Tomajiko

Credit: Dian Lestari Wilianingtyas

Spot wisata Gurabala ini adalah spot wisata yang paling terkenal di Pulau Hiri. Pesona tebing karang berlubang Gurabala ini terbentuk secara alami akibat erosi air laut. Untuk mencapai spot ini, kalian cukup berkendara lima hingga sepuluh menit dari pelabuhan. Dekat sekali, bukan?

Gurabala ini letaknya menjorok ke arah laut di kawasan pantai berbatu. Jika berkunjung kesini, pastikan kalian memakai alas kaki anti slip ya karena Pantai Tomajiko adalah pantai berbatu yang licin akibat lumut. Selain itu, kunjungan ke Pantai Tomajiko sebaiknya dilakukan di pagi hingga sebelum siang hari karena bertepatan dengan air laut yang surut sehingga memudahkan akses untuk berswafoto di spot Gurabala.

2.Pohon di Tengah Laut

Credit: Dian Lestari Wilianingtyas

Lucu ya ada pohon di tengah laut. Meski terkesan mustahil, fenomena ini bukan hoaks lho. Tidak hanya di Pulau Hiri, di Pantai Kastela Ternate juga terdapat fenomena yang sama. Spot yang satu ini sangat dekat dengan pelabuhan, hanya sekitar 200 – 300 meter dari pelabuhan.

Apa sih yang istimewa dari spot ini? Nah, pohon yang tumbuh di tengah laut ini bukan pohon mati lho. Pohon-pohon ini masih memiliki pucuk-pucuk daun hijau meski memang tidak dapat dikategorikan sebagai pohon yang subur dan rimbun. Kondisi pohon yang unik ini justru menimbulkan kesan artistik terutama dengan latar belakang Gunung Gamalama, birunya langit, serta barisan awan putih.

3.Pantai Berpasir Putih

Credit: Dian Lestari Wilianingtyas

Tidak semua sisi Pulau Hiri memiliki akses pantai yang landai ke arah laut. Salah satu pantai yang bisa kalian kunjungi berada di dekat gardu PLN Pulau Hiri, sekitar lima belas menit berkendara dari pelabuhan. Pantai ini memiliki pasir putih dengan air laut berwarna gradasi hijau kebiruan. Pantai ini tergolong tenang sehingga sering menjadi lokasi berkemah bagi wisatawan lokal. Aksesnya pun mudah karena jalan yang sudah rapi beraspal sampai ke anjungan pantai. Pantai ini juga cocok untuk piknik kecil-kecilan karena banyak ditumbuhi pohon-pohon besar yang rindang.

4.Konservasi Burung Maleo

greeners.co

Burung Maleo atau Macrocephalon maleo sebenarnya merupakan satwa endemik pulau Sulawesi yang menurut International Union for Conservation of Nature (IUCN) sudah berstatus endangered (genting). Hal inilah yang mendorong Lurah Mado, Kadir Rakib, untuk membuat kawasan konservasi burung Maleo di Pulau Hiri. Kawasan konservasi ini tetap dapat dikunjungi oleh wisatawan dengan pendampingan pengawas. Lokasi konservasi burung Maleo ini terdapat di lereng bukit, sekitar dua puluh lima menit dari pelabuhan.

5.Konservasi Kepiting Kenari

ekor9.com

Selain burung Maleo, di Pulau Hiri juga terdapat kawasan konservasi kepiting Kenari. Kepiting Kenari banyak ditemukan di wilayah Maluku dan Maluku Utara. Kepiting Kenari ini sering dibudidaya selayaknya lobster karena memang terkenal dengan harganya yang fantastis. Para pecinta seafood mengenal kepiting kenari sebagai salah satu sajian yang lezat. Namun keberadaan kepiting Kenari sudah semakin langka akibat banyak diburu untuk kemudian dijual kembali.

Sama halnya dengan kawasan konservasi burung Maleo, konservasi Kepiting Kenari ini juga dapat kalian kunjungi dengan pendampingan pengawas. Lokasinya tepat di bawah konservasi Burung Maleo yaitu menjorok ke arah pantai sesuai dengan habitat Kepiting Kenari yaitu di barisan pohon kelapa.

6.Atraksi Lumba-lumba Liar

pexels.com

Umumnya kita bisa melihat atraksi lumba-lumba hanya di lokasi-lokasi wisata tertentu. Namun di Pulau Hiri, jika kalian beruntung, kalian bisa melihat langsung atraksi kawanan lumba-lumba liar di sekitar perairan Pulau Hiri. Kawanan lumba-lumba itu sering menampakkan diri di kawasan pantai dalam jarak yang cukup dekat. Tidak hanya sekedar berenang, tak jarang lumba-lumba itu juga melakukan gerakan melompat ke atas permukaan air laut layaknya atraksi di wahana wisata lainnya. Meski kawanan lumba-lumba ini hidup liar di perairan sekitar pulau, namun mereka tidak terganggu dengan aktivitas nelayan lokal karena memang habitat asli mereka yang sangat dijaga oleh penduduk setempat.

7.Atraksi Memberi Makan Hiu

unsplash.com

Wisata terakhir ini tidak dapat dilakukan wisatawan secara bebas. Kegiatan yang satu ini juga tidak dapat dilakukan mendadak karena pemandu perlu waktu untuk menyiapkan pakan hiu, yakni daging ikan cakalang. Tidak perlu khawatir soal keamanannya, selain kegiatan ini dilakukan dengan pendampingan pengawas, lokasinya pun berada di rumah panggung di tepi pantai sehingga pengunjung tidak perlu takut terlalu dekat dengan keberadaan hiu. Ikan hiu tersebut memang tidak tinggal sangat dekat dengan bibir pantai, namun saat potongan daging ikan cakalang di taburkan di sekitar perairan pantai, kawanan hiu tersebut sering kali akan berenang mendekat

Untuk semakin melengkapi kegiatan liburan kalian di Pulau Hiri kalian bisa mencoba berkunjung bertepatan dengan Festival tahunan Pulau Hiri. Kalian bisa menyaksikan beragam lomba, pameran budaya, hingga festival kuliner. Jadi bagaimana? Kalian tertarik untuk berkunjung? Mari jo baronda ke Hiri!

Kontributor Haidiva:  Dian Lestari Wilianingtyas, (masih) Cungpret.

Spread the love

1 thought on “7 Destinasi Wisata Alam Pulau Hiri, Surganya Bumi Para Sultan

Comments are closed.