081-2173-3281 redaksi@haidiva.com

Uniknya Bogor Street Festival Cap Go Meh 2020

Uniknya Bogor Street Festival Cap Go Meh 2020

Haidiva.com-Dua pekan setelah Tahun Baru Imlek, warga Tionghoa Indonesia merayakan Cap Go Meh. Cap artinya 10, Go artinya 5, dan Meh berarti malam. Ini berarti malam terakhir perayaan Tahun Baru Imlek.

Perayaan Cap Go Meh biasanya bisa berupa kumpul bersama keluarga, beribadah, pesta lampion dan lain sebagainya. Namun di Bogor, perayaan Cap  Go Meh tak hanya bisa dinikmati oleh etnis Tionghoa tetapi juga suku lain, bahkan menjadi destinasi menarik bagi turis local maupun mancanegara.

Ratusan ribu orang memadati Pecinan di Jalan Suryakencana, Bogor. Haidiva.com sempat mengabadikan kemeriahan dari deretan penonton umum bukan media yang ditempatkan di panggung tersendiri. Tahun ini, perayaannya bernama Bogor Street Festival Cap Go Meh 2020. Berikut fakta menariknya.

Pertama Digelar Awal Abad 20-an

Bocah enggrang dari Purwakarta. Dokumen Haidiva.com

Warga Tionghoa di Buitenzorg (nama asli Bogor) telah merayakan Cap Go Meh sejak abad ke-16. Namun arak-arakan perayaan baru ada di awal abad 20-an. Tak hanya Presiden Joko Widodo (Jokowi)  yang pernah membuka Cap Go Meh di Bogor tetapi juga Presiden Sukarno. Tetapi tahun 2008-lah yang menjadi momentum perayaan Cap Go Meh menjadi tujuan wisata yang diberi nama Bogor Street Festival.

Ajang Persatuan Lewat Budaya, Partisipan Luar Negeri

Ondel-ondel ala Taiwan. Dokumen Haidiva.com

Budaya yang ditampilkan di Bogor Street Festival Cap Go Meh 2020 juga berasal dari luar Bogor. Ada ogoh-ogoh dari Bali, tarian jatilan dan Reog Ponorogo dari Jawa Timur, tari E Mambo Simbo dari Papua, tari Lego-Lego dari Nusa Tenggara Timur dan lain sebagainya.

Tak hanya dari dalam negeri, peserta manca negara ikut memeriahkan seperti Hare Krishna dari India dengan Kereta Ratha Yatra yang mencuri perhatian karena bisa mengembang dan terbang, Ada pula seniman dari Taiwan yang membawa semacam ondel-ondel yang bernama Electric Techno Neon Gods.

Adzan Maghrib Menghentikan BSF CGM 2020 Sementara

Arak-arakan joli. Dokumen Haidiva.com

Bogor Street Festival Cap Go Meh 2020 digelar pukul empat sore hingga dini hari. Acara sempat dihentikan sementara ketika adzan Maghrib dikumandangkan, setelah itu dilanjutkan kembali. Penonton muslim bisa menunaikan ibadah Salat Maghrib sementara penonton yang masih di lokasi bisa menikmati arak-arakan puluhan joli, altar pemujaan para Dewa.  

Arak-arakan joli ini dibuka dan ditutup dengan sekitar 40-an barongsai dan 16 liong. Setelah itu, pawai budaya kembali dilanjutkan sampai semua penampilan selesai.  

Nah Diva, tertarik untuk menyaksikan Bogor Street Festival Cap Go Meh tahun depan? Pastikan kamu datang sambal membawa air minum, topi, dan masker karena kadang kala cuaca amat terik dan asap pertunjukan dengan bau yang mungkin tidak kamu sukai.**

Spread the love