081-2173-3281 redaksi@haidiva.com

Selain Mr. Queen, Drama Korea tentang Ratu Joseon

Selain Mr. Queen, Drama Korea tentang Ratu  Joseon

Haidiva.comDrama Korea Mr. Queen berakhir di episode 20 yang tayang pada Ahad malam, 14 Februari 2021. Drakor bergenre saeguk ini menceritakan tentang Ratu Cheorin dan Raja Cheoljong dari Dinasti Joseon yang dibumbui dengan kisah fiksi fantasi. Selain Mr. Queen, sejatinya banyak drakor yang mengisahkan tentang ratu di era Joseon.

Kolosal tentang ratu atau selir di era Joseon diwarnai dengan intrik dan konflik politik istana. Bergelimang pembunuhan dan perebutan kekuasaan sehingga drakor genre ini seringkali membuat emosi penontonnya. Selain Mr. Queen, berikut drama Korea tentang ratu Joseon

The King and I (2007)

The King and I bercerita tentang kasim terbaik di Dinasti Joseon bernama Kim Cheo Sun (Oh Man Seok). Ia menyukai Sohwa (Goo Hye Sun), teman kecilnya yang menikah degan Raja Seongjong (Go Joon Won). Sohwa mulanya adalah selir Raja kemudian diangkat menjadi Ratu Jeheon.

Baca juga: Tokoh nyata di drama Korea Mr. Queen

Ratu Jeheon menjadi pion perselisihan yang intens antar-faksi politik. Ia kemudian dicopot dan diusir secara tidak hormat. Cheo Sun berusaha membantu Ratu Jeheon membersihkan nama baiknya namun tak berhasil. Raja Seongjong menghukum Jeheon dengan memberikan semangkuk racun. Cheo Sun-lah yang mengantarkan racun ke perempuan yang dicintai seumur hidupnya. Ia kemudian membesarkan Pangeran Yeonsan.

Seperti Jang Hui Bin, Ratu Jeheon sebenarnya dikenal sebagai female fatale di Dinasti Joseon. Ia diangkat sebagai Ratu setelah Ratu Gonghye, istri pertama Raja Seongjong meninggal. Ia dipilih karena cantik dan cerdas namun berubah temperamental setelah menjadi rati. Jeheon dikenal pecemburu sampai meracuni salah satu selir raja. Ia juga menyerang raja hingga meninggalkan bekas luka cakaran.

Sebelum meninggal, Ratu Jeheon yang posisinya dikembalikan sebagai selir, meminta ibunya menyerahkan kain berdarah kepada anaknya. Setelah melihat kain yang bernoda darah ibunya inilah, Raja Yeonsangun melakukan pembersihan lawan dan pengritik pemerintahannya secara besar-besaran. Ia juga mengubah gedung pendidikan anak bangsawan tempat tinggal perempuan-perempuan raja. Mereka adalah putri-putri lawan politiknya yang dijadikan budak seks oleh Yeonsangun.

Baca juga: Rekomendasi Drakor Makjang Wajib Tonton, Awas Emosi!

Insu, The Queen Mother (2011)

Ratu Insu sejatinya tak pernah menjadi pendamping raja karena suaminya, Putra Mahkota Uigyeong, meninggal sebelum bertahta. Namun Ratu Insu dikenal sebagai ibu suri dan wali dari Raja Seongjong, anaknya. Ratu Insu meninggal dibunuh oleh cucunya sendiri, Raja Yeonsangun, yang dikenal sebagai kaisar terbengis di sepanjang sejarah Joseon.

Berbeda dengan The King and I yang mengambil sudut pandang Ratu Jeheon, drakor ini berasal dari kaca mata mertuanya. Dalam Insu, The Queen Mother, berkisah tentang perebutan kekuasaan yang sengit di antara tiga perempuan di istana. Ratu Insu (Chae Shi Ra) berhadapan dengan mertuanya atau ibu Pangeran Uigyeong, Ratu Jeonghui (Kim Mi Sook), dan menantunya atau istri Raja Seongjong, Ratu Jeheon. Perseteruan ini menyebabkan Ratu Jeheon dihukum dengan minum racun.

Jang Ok Jung, Living by Love (2013)

Drakor ini satu-satunya tayangan yang menempatkan Jang Ok Jung atau Jang Hui Bin sebagai tokoh protagonis. Di film atau drama Korea lain, Jang Ok Jung selalu ditempatkan sebagai antagonis. Misalnya seperti di drakor Dong Yi, Jackpot, atau di film-film sebelumnya, Jang Hui Bin digambarkan sebagai karakter yang licik dan haus kekuasaan.

Baca juga: Ratu Kencono Wulan, Jang Ok Jung versi Kerajaan Jawa

Drakor Jang Ok Jung, Living by Love berkisah tentang ikon kecantikan dan fashion era Joseon. Saking cantiknya, Raja Sukjong (Yoo Ah In) menjadikan Jang Ok Jung (Kim Tae Hee) sebagai selir kesayangan bergelar Jang Hui Bin. Ia pun diangkat sebagai ratu setelah Raja Sukjong menggulingkan dan membuang Ratu Inhyeon keluar istana lantaran terlalu cemburu.

Setelah Ratu Inhyeon kembali diangkat sebagai ratu, Jang Ok Jung kembali ke posisi selir. Ratu Inhyeon kemudian meninggal tanpa sakit. Jang Ok Jung kemudian difitnah telah membunuh Ratu Inhyeon kemudian dia dihukum minum racun.

Di sejarahnya, Jang Hui Bin didukung oleh Partai Soron sementara Ratu Inhyeon didukung oleh Partai Noron. Setelah Jang Hui Bin mempunyai anak, Partai Soron mendesak Ratu Inhyeon mengangkat anaknya sehingga bisa menjadi putra mahkota. Namun Partai Noron menolak karena Ratu Inhyeon masih sangat muda dan dimungkinkan bisa mempunyai anak sendiri. Penolakan ini menyebabkan Ratu Inhyeon dibuang ke luar istana.

Baca juga: Serial Netflix tentang perempuan kuat, ada kisah Ratu Elizabeth II

Queen for Seven Days (2017)

Ratu Dangyeong merupakan istri dari Raja Jungjong yang bertahta hanya 7 hari. Raja Jungjong diangkat menggantikan kakaknya, Raja Yeonsangun, setelah pemberontakan terjadi. Sejatinya, Ratu Dangyeong telah menjadi istri Raja Jungjong sejak ia masih menjadi pangeran. Namun karena ayahnya pendukung Raja Yeonsangun, Dangyeong dilengserkan setelah suaminya bertahta. Posisinya sebagai ratu diganti dan Dangyeong dibuang ke luar istana.

Cerita Queen for Seven Days berkisah tentang Raja Yoensangun (Lee Dong Gun) yang ditunjuk menggantikan ayahnya. Wasiat ayahnya, Yeonsangun harus mewariskan tahta kepada adiknya, Pangeran Lee Yeok (Yeon Woo Jin), setelah dewasa. Hal inilah yang menyebabkan ia membenci adiknya dan menjadi ditaktor untuk mempertahankan kekuasaan.

Lee Yoek menikah dengan Dangyeong (Park Min Yoeng). Setelah Lee Yeok menjadi raja bernama Raja Jungjong, perebutan kekuasaan di kerajaan menyebabkan istrinya dibuang ke luar istana. Meski begitu, Raja Jungjong tak pernah berhenti merindukan istrinya.

Spread the love