081-2173-3281 redaksi@haidiva.com

Ragam Boba Khas Selera Nusantara

Ragam Boba Khas Selera Nusantara

Haidiva.com-Boba, alias bola tapioka, merupakan bahan campuran minuman yang terkenal dari Taiwan. Bulatan-bulatan disajikan dalam minuman manis bernama bubble tea. Nyatanya, Indonesia juga punya ‘boba’ yang tak kalah nikmat untuk disantap. 

Namanya juga Indonesia, boba selera nusantara ini berbeda antara satu daerah dengan daerah lain. Meski demikian, semuanya tentu menggugah selera. 

Biji salak

Biji salak, Boba Selera Nusantara

Biji salak ialah boba khas Betawi. Biji salak terbuat dari ubi jalar yang dicampur tepung tapioka kemudian direbus. Teksturnya empuk dan kenyal, rasanya cenderung manis seperti ubi. Warna pada biji salak tergantung ubi yang digunakan. 

Biji salak menjadi campuran kolak yang lezat. Sajian lainnya ialah dimakan bersama saus santan yang kental. 

Baca juga: Resep es krim segar buatan sendiri

Candil

Boba Selera Nusantara
istimewa

Bentuk candil seperti biji salak hanya berbeda bahannya, terbuat dari tepung beras ketan. Tekstur candil memang tak semanis biji salak dan lebih keras namun mempunyai rasa yang lebih gurih. 

Di Jawa Tengah dan Jawa Timur bagian selatan, candil disajikan dengan bubur sumsum dan gula kelapa. Sedangkan daerah Surabaya dan sekitarnya, candil disajikan bersama bubur madura. 

Cendol 

Boba Selera Nusantara
Istimewa

Cendol terbuat dari tepung hunkwe atau kacang hijau. Cendol dibuat dengan menggunakan alat pencetak khusus bentuknya seperti gelas panjang yang dilengkapi alat penekan dan lubang-lubang di bawahnya. Cara membuatnya dengan menekan setelah adonan dimasukkan sehingga bentuknya memanjang. 

Di tataran Sunda, cendol disantap bersama gula aren dan santan. Bahan ini juga bisa disajikan sebagai topping es serut kacang merah. 

Dawet

Istimewa

Dawet menjadi minuman khas Banjarnegara. Boba ini terbuat dari tepung yang diberi pewarna daun suji. Meski sama-sama warna hijau, cara membuat dawet berbeda dengan cendol. Dawet dibuat menggunakan saringan sehingga bentuknya lebih pendek dan berujung runcing.

Baca juga: Boba dan Dawet, Mana yang Lebih Unggul 

Sagu mutiara

Istimewa

Sagu mutiara tak mempunyai rasa yang khas. Keunggulannya adalah warnanya yang cantik. Penggunaan sagu mutiara berbeda tergantung daerah. Sagu mutiara dijadikan pelengkap dalam olahan kolak, bubur manis, es campur, kue-kue, hingga minuman manis.

Di Sulawesi Selatan, sagu mutiara dijadikan barongko, dengan campuran kelapa parut dan daun pisang. Di Jawa Timur, sagu mutiara menjadi campuran wedang angsle atau bubur madura. 

Cincau dan janggelan

Istimewa

Cincau dan janggelan, kelihatannya paling sehat dibanding boba-boba nusantara lainnya. Boba ini terbuat dari daun. Cincau hijau menggunakan tanaman rambat cyclea berbata sedangkan cincau hitam menggunakan mesona palustris. Bila yang hijau bermanfaat untuk menjaga tekanan darah agar tetap stabil, sementara yang hitam bagus untuk diet karena membuat rasa kenyang lebih lama. 

Spread the love