081-2173-3281 redaksi@haidiva.com

Cara Raditya Dika Mengelola Keuangan, Bisa Ditiru

Cara Raditya Dika Mengelola Keuangan, Bisa Ditiru

Haidiva.com-Raditya Dika tak hanya dikenal sebagai penulis dan komika stand up comedian tetapi juga aktor dan pembuatan konten ternama di Indonesia. Alhasil, ia mempunyai banyak penghasilan yang beragam. Uniknya, Radit ternyata mempunyai gaya hidup sederhana.

Alih-alih untuk berfoya-foya, Raditya memilih gaya hidup minimalis dan mengelola keuangan dengan berinvestasi. Radit mengandalkan sumber pendapatan pasif, seperti pemasukan yang didapat dari adsense kontennya di media sosial, royalti buku, dan komisi yang diterima melalui iklan sponsorship, ataupun saat menjadi talent.

Dikutip dari Antaranews.com, berikut cara Raditya Dika mengelola keuangannya.

Investasi reksadana

Awalnya, Radit mengaku dirinya tidak terlalu memperhatikan lalu lintas investasi yang dijalankannya lantaran sibuk dengan pekerjaan. Namun selang beberapa waktu, dia terkejut saat menyadari bahwa saldonya sudah bertambah hingga mencapai Rp1 miliar.

Seiring bertambahnya usia, Radit juga mulai menyadari pentingnya manajemen keuangan. Oleh karena itu, ia mulai memutar otak agar uang yang dimilikinya tetap ‘bergerak’. Ia kemudian memilih reksadana.

Baca juga: Tips investasi saham untuk pemula

“Deposito menjadi pilihan investasi awal gue karena paling aman, dilanjutkan ke reksadana saham, reksadana pasar uang, dan reksadana saham individual. Namun hingga kini, semua investasi itu berjalan semua bersama-sama,” kata Radit.

Tak suka beli barang mewah

Consumerism, shopping, lifestyle concept, Young woman holding colorful shopping bags and smartphone enjoying in shopping.

Menariknya, Radit mengaku tidak suka barang mewah meskipun dirinya sanggup membeli barang tersebut. Sebagai contoh, Radit mengatakan dia lebih suka mengeluarkan uang untuk hal-hal yang bisa dinikmati bersama, seperti makan bersama ataupun liburan bersama keluarga. Baginya, esensi kemewahan itu bukan berasal dari kepemilikan atas barang-barang dengan harga mahal.

Baca juga: Pertanyaan untuk Financial Advisor sebelum kamu memilihnya

“Gue enggak terlalu suka membeli barang mewah. Jika pun ada, biasanya karena dibelikan oleh Annisa,” ungkap Radit.

Ia juga memilih barang yang bisa digunakan jangka panjang daripada sekadar tren. Menurutnya, membeli barang dengan kualitas bagus sesuai kebutuhan lebih tahan lama dan hemat dibandingkan membeli asal-asalan.

Belajar investasi sendiri

Radit lebih memilih mempelajari cara berinvestasi daripada menyerahkan penghasilannya ke financial planner. Ia mencari informasi dari sumber yang valid dan terpercaya. Pengetahuan inilah yang membuat ia percaya diri mengelola keuangan sendiri.

Radit mengatakan, tujuan akhir keuangan dalam kehidupannya adalah untuk membeli kebebasan di hari tua. Karena itulah, masa muda digunakan untuk bekerja cerdas menambah penghasilan selain gaji.

Spread the love