Negara yang Menerapkan Cuti Melahirkan untuk Laki-laki

Negara yang Menerapkan Cuti Melahirkan untuk Laki-laki

Haidiva.com-Menteri Lingkungan Hidup Jepang Koizumi Shinjiro akan mengambil ‘cuti ayah’ yang jarang dilakukan laki-laki Jepang. Dikutip dari Reuters, Koizumi berencana mengambil cuti selama dua pekan meski dalam aturan berhak mendapatkan jatah tiga bulan.

Di Jepang, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe juga telah berupaya untuk mendorong para laki-laki mengambil cuti ayah serta mengimbau para perusahaan untuk menciptakan kondisi kerja dan kehidupan yang lebih seimbang. Dorongan Abe itu merupakan bagian dari program “Womenomics” dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan perempuan yang bekerja.

Selain Jepang, berikut negara-negara yang menerapkan cuti melahirkan untuk ayah baru.

Swedia

Ayah baru di Swedia berhak mendapat 90 hari cuti berbayar penuh. Cuti untuk ayah ini  bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi laki-laki agar turut andil mengurus bayi di masa-masa awal kelahiran.

Estonia

Ayah di Estonia mendapat waktu cuti berbayar selama dua pekan untuk menjalin ikatan yang lebih dalam dengan anaknya. Mereka berhak mengambil beberapa hari libur menjelang dua bulan terakhir sebelum bayi diperkirakan lahir. 

Islandia

Ayah dan ibu baru di Islandia total mendapat cuti melahirkan selama 9 bulan. Ibu dan ayah mendapat cuti melahirkan masing-masing selama tiga bulan. Sementara sisa cuti tiga bulan yang mereka miliki bebas digunakan kapan saja, tergantung pada pasangan tersebut. Namun, masing-masing orang tua hanya menerima 80 persen gaji saat mereka cuti.

Slovenia

Ayah baru di Slovenia berhak mendapat 90 hari cuti melahirkan. Pada lima belas hari pertama, para laki-laki ini tetap dibayar 100 persen. Sisanya, mereka hanya akan mendapatkan 75 persen gaji. Sementara cuti melahirkan bagi ibu berlangsung selama 105 hari, termasuk 28 hari yang bisa diambil sebelum hari perkiraan lahir bayi.

Norwegia

Cuti melahirkan bagi laki-laki di Norwegia sangat fleksibel dan menyenangkan. Ayah baru bisa mengambil cuti 0-10 pekan, tergantung dari pendapatan istri mereka. Sementara itu, istri bisa mengambil cuti selama 35 minggu dengan gaji penuh, atau 45 minggu dengan mendapat 80 persen gaji.

Finlandia

Seorang ayah di Finlandia mendapat cuti melahirkan selama delapan pekan dengan gaji penuh. Sementara ibu baru mendapat cuti selama 23 pekan.

Nah, kira-kira Indonesia kapan ya?

Spread the love