081-2173-3281 redaksi@haidiva.com

Alasan Drama Korea Bikin Kecanduan Menurut Pakar

Alasan Drama Korea Bikin Kecanduan Menurut Pakar

Haidiva.com-Drama Korea menjadi populer dan digemari oleh masyarakat seluruh dunia. Analisis data comScore melaporkan bahwa rata-rata 800 juta menit atau sekitar 13 juta jam drama korea yang ditonton selama sebulan di sepanjang tahun 2016. Menurut pakar, ada alasan drama Korea membuat penonton kecanduan dan ingin mengikutinya lagi dan lagi.

Banyak penggemar internasional dari drama Korea yang sangat kecanduan. Mereka tak sabar menunggu episode baru dan sering kesal bisa belum ada subtitlenya. Untungnya, sebagian besar situs streaming memahami keinginan mereka sehingga segera mengunggah dengan subtitle hanya dalam 24 jam setelah siaran asli.

Bagi profesor Studi Asia-Amerika Universitas Northwestern Ji-Yeon Yuh, daya tarik global K-drama disebabkan oleh banyak faktor. Dikutip dari laman Nextshark, inilah penyebab kita kecanduan drama Korea.

Enak dilihat

Para pemain di drama Korea ‘True Beauty’

Pemain drama Korea sangatlah enak dilihat, cantik dan tampan, bahkan dibanding film Korea sekalipun. Bila film Korea mengandalkan kualitas akting dan tampang urusan belakangan, drakor justru lebih mengutamakan keindahan tampilan.

Baca juga: Alasan Mengapa Drama The World of The Married Disukai Penonton Perempuan

Apalagi, ada banyak cerita tentang ‘makeover’, cerita tentang tokoh utama yang diubah menjadi cantik dan menarik perhatian lawan jenis. Sebut saja ‘True Beauty’, ‘Princess Hour’, membuat penontonnya mebayangkan bagaimana kalau terjadi pada mereka.

Momen berharga

Reply 1988, drama Korea yang punya banyak momen berharga

Ada banyak sekali momen yang layak kutip atau dijadikan meme di K-drama. Mulai kisah lucu, imut, mengharukan, atau yang bijak. Kejadian itu mungkin akan terasa baru bagi orang-orang yang belum pernah melihat banyak televisi Asia. Tapi tak sedikit pula yang menganggap momen itu seperti kejadian mereka sehari-hari.

Momen layak kutip itu kemudian tersebar ke media sosial sehingga menghasilkan pengikut baru. Kutipan yang menggambarkan kejadian yang mirip dengan keseharian mereka, menyebabkan penonton baru mengikuti drama Korea tersebut.

Kesegaran cerita

Hospital Playlist disukai karena kesegaran cerita

Banyak orang menonton drama Korea hanya karena berbeda dengan program yang biasa mereka tonton. Ini bukan plot lama yang basi dan dapat diprediksi yang telah didaur ulang selama beberapa musim. Plot, tipe karakter, dan bahkan setting dalam K-drama terasa baru dan berbeda dan, karenanya, lebih menarik.

Baca juga: Perempuan penulis skenario drama Korea, karyanya bikin baper

Penonton di Indonesia misalnya, kebanyakan menonton drama Korea karena ceritanya lebih menarik dibanding sinetron. Sinetron Indonesia dianggap terlalu mempunyai episode bertele-tele dan digarap hanya untuk memuja rating.

Soundtrack yang enak

Gummy, penyanyi bersuara emas yang sering mengisi soundtrack drama Korea

Musik atau lagu yang mengiringi drama Korea bisa menjadi daya tarik tersendiri. Meski tidak tahu artinya, kita sering terlarut dalam musik ballad menyentuh hati atau meningkatkan semangat lewat lagu beat cepat.

Soundtrack atau musik pengiring memang digarap serius di drama Korea. Lagu-lagu itu menunjang jalan cerita dan ikut menggambarkan suasana hati tokoh utama.

Aneka ragam genre

Drama Korea punya ragam genre

Drama Korea menawarkan banyak genre sesuai minat penonton. Komedi romantis ringan adalah tontonan yang populer. Ada juga melodrama yang lebih berisi untuk orang-orang yang ingin banyak menangis.

Baca juga: Bikin emosi tapi dinanti, deretan drama Korea makjang

Genre bahkan bisa dibumbui dengan bumbu sejarah, fantasi, fiksi ilmiah, aksi, romansa, horor menengangkan, dan masih banyak unsur drama lainnya. Bila tak suka dengan genre tertentu, kita masih bisa memilih drama Korea lain.

Kemudahan mengakses

Banyak layanan streaming yang menyajikan drama Korea

Situs streaming video telah membuat televisi dan film asing lebih mudah tersedia daripada di masa lalu. Orang-orang menonton K-drama lebih banyak sekarang daripada di masa lalu sebagian karena mereka sebenarnya bisa sekarang.

Apalagi, sebuah drama Korea biasanya hanya terdiri dari 16-20 episode dan kemudian selesai. Hal ini memiliki akhir yang pasti sehingga plotnya tidak bertele-tele dan membuat bosan.

Godaan di akhir episode

When the Camelia Blooms, salah satu drama Korea rating bagus dan mendapatkan banyak penghargaan

Drama Korea berhasil menciptakan hubungan emosional dengan pemirsa. Karakter dikembangkan dan dibawa melalui cobaan dan kesengsaraan sedemikian rupa sehingga penonton berhubungan dengan karakter dan merasakan emosi yang sama.

Ada ‘gantungan’ di ujung cerita setiap episode membuat penonton penasaran apa yang sebenarnya terjadi. Ketegangan dibangun dengan sangat ahli sehingga lebih bergema secara emosional. Ketika tokoh utama berjalan menuju suatu tempat di mana rahasia tersembunyi, tentu kisah ini lebih menarik ketimbang adegan kamar tidur dalam serial Amerika.

Spread the love