081-2173-3281 redaksi@haidiva.com

Ajarkan Kelas Modeling Gratis, Hingga Tampilkan Aksi Fashion Unik

Ajarkan Kelas Modeling Gratis, Hingga Tampilkan Aksi Fashion Unik

Haidiva.com-Cute & Cool  (C&C) Management kembali mewarnai aktivitas anak-anak di Surabaya, khususnya untuk buah hati yang menyukai dibidang modeling. Menjelang akhir tahun C&C tidak mau melewatkan tahun 2020 begitu saja. Tampak di salah satu mall di Surabaya, mereka menghelat kegiatan bertajuk Svuarga the spirituality of East Java, Sabtu (5/12/20).

Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat kegiatan yang diikuti oleh puluhan peserta ini menghadirkan kelas catwalk secara gratis kepada anak-anak yang ingin belajar di dunia modeling. Para mentor pun yang dihadirkan tidak asal, salahsatunya adalah hadirnya model senior, Jenasarita.Tak hanya itu ada juga model professional, Mutia yang mengajarkan kelas catwalk dance.

Menurut Founder C&C Management, Sony Wihardie menjelaskan jika kegiatan ini memang sengaja dihadirkan meski dalam keadaan pandemi.

“Meski masih suasana covid-19, kami tetap melakukan kegiatan. Awalnya memang sering virtual, tapi kita berani dengan mengadakan acara semacam ini salahsatunya untuk menghibur adik-adik yang menyukai dunia modeling, agar mereka tidak bosan di rumah dan tetap mendapatkan ilmu baru. Namun itu semua kita tetap harus menerapkan protocol kesehatan secara ketat, mulai dari jarak, menggunakan masker, dan mencuci tangan terlebih dahulu,” tegasnya.

Baca Juga: Cute&Cool Management: Anak dan Orangtua Kompak Bikin Acara

Konsep Svuarga the spirituality of East Java ini sendiri juga menampilkan aksi fashion dengan mengenakan wastra nusantara. Karya tersebut merupakan rancangan dari desainer Nico Talalu, yang juga merupakan tim inti anggota dari grup C&C tersebut.

Berbahan dasar wastra nusantara yang berwarna-warni, Nico membuatnya tetap cocok untuk anak-anak. Warna-warna cerah menjadi salah satu poinnya. Yakni untuk mewakili image anak-anak yang ceria.

Kemudian, setiap model yang tampil catwalk juga dilengkapi dengan aksesori kepala yang berasal dari bulu-bulu. Aksesori tersebut mewakili penduduk-penduduk khas yang ada di seluruh penjuru di Indonesia.

Spread the love