081-2173-3281 redaksi@haidiva.com

10 Red Flags, Tanda Jangan Nikahi Kekasihmu

10 Red Flags, Tanda Jangan Nikahi Kekasihmu

Haidiva.com-Menikah memang menyelesaikan beberapa masalah tetapi juga bakal menemukan banyak tantangan lain yang bisa menjadi masalah baru. Karena itu, kita perlu memilih pasangan tepat sebagai teman hidup. Ada 10 red flages atau tanda bahaya yang sebaiknya kamu jangan menikah dengan kekasihmu.

Dikutip dari slice.ca, red flages ini sebaiknya diperhatikan. Kamu bukanlah superhero yang wajib mengubah karakter buruk pasangan. Sifat buruk kekasih hanya bisa diatasi dari kemauannya sendiri.

Tidak dewasa dan unpredictable

(Istimewa)

Salah satu indikasi utama kalau kekasih bukanlah orang yang tepat adalah tingkat kedewasaan mereka. Bukan berkaitan dengan usia, ketidakdewasaan pasangan berkaitan dengan kemampuan di aspek yang menyangkut ketrampilan dasar hidup. Kamu tentu tak ingin menjadi pengasuh sepanjang hidupnya, bukan?

Baca juga: 15 Hal yang perlu dibicarakan sebelum menikah

“Jika kekasih bermasalah dengan kemampuan mengurus diri sendiri, mengelola keuangan dan ruang pribadi mereka, mempertahankan pekerjaan, dan membuat rencana untuk hidup dan masa depan mereka, ini mungkin merupakan tanda untuk menunda rencana pernikahan,” kata psikiater Abigail Brenner.

Mengabaikan hal-hal penting bagimu

(istimewa)

Terapis kesehatan mental Allison Fallon mengatakan penting kamu tetap bahagia setelah menikah. Ia mengatakan salah satu tanda bahaya adalah ketika kekasihmu mengabaikan hal-hal yang membuatmu bahagia atau mimpi-mimpimu di masa depan. Bila kekasihmu hanya menginginkan kebahagianmu dari sudut pandangnya saja, tanda sebaiknya mengakhiri hubungan.

“Ini bukan berarti Kamu tak mau berkorban untuk kebahagiannya, tapi hubungan yang sehat adalah saling memahami antara dua belah pihak,” kata Allison.

Baca juga: Tanda toxic relationship dalam hubungan

Pasangan melakukan kekerasan

(Istimewa)

Kekerasan apapun terhadapmu, entah itu verbal maupun fisik, itu sebagai tanda yang sangat serius bahwa kamu tidak boleh menikah dengannya. Termasuk bila kamu mengalami gaslighting. Ini bukan sesuatu yang harus Kamu coba selesaikan, tetapi tanda harus segera kabur secepatnya. Segera cari situasi yang lebih aman dan segera cari pertolongan. Kekasih yang membahayakanmu tidak akan menjadi suami yang membuat kamu merasa aman setelah menikah.

Pecandu hal buruk

(©zinkevych Рstock.adobe.com)

Laman For Your Marriage menegaskan pasangan yang sedang mengalami ketergantungan pada hal-hal yang buruk sebaiknya dihindari. Misalnya narkoba, alkohol, pornografi, bahkan kecanduan seks, dan lain sebagainya. Mereka akan kesulitan mengontrol tindakannya sendiri dan menimbulkan masalah baru. Pernikahan tidak akan sehat dan tak adil juga buatmu. Kalau Kamu tetap cinta, pastikan ia telah bebas dari kecanduannya sebelum kalian menikah.

Tak bisa setia, tukang selingkuh

(Depositphoto)

Pakar hubungan Jennifer Csajko mengatakan kamu sebaiknya tidak menikahi pasangan bisa tak bisa berkomitmen satu sama lain. Bila Kamu atau pasanganmu tidak bisa setia satu sama lain selama berpacaran, pernikahan akan diwarnai perselingkuhan. Kecuali bila kalian sebenarnya menerapkan open marriage atau pernikahan terbuka. Tapi apa kamu rela suaminya jalan dengan perempuan lain?

Baca juga: Alasan perempuan selingkuh, jangan ditiru

Terlalu mengontrolmu

(istimewa)

Apakah Kamu merasa memiliki sedikit kendali di hubunganmu? Jika kekasih terus bersikeras menentukan semua pilihan dalam hubungan kalian, kemungkinan besar ini hanya akan memperburuk pernikahan. Pakar perkawinan dari YourTango Dr. Charles & Dr. Elizabeth Schmitz dari YourTango mengatakan tidak ada atasan bawahan dalam hubungan yang benar-benar penuh kasih.

Selalu bertengkar

(istimewa)

Konselor profesional berlisensi, Lynda Cameron Price, mengatakan pertengkaran terus-menerus merupakan tanda bahaya bahwa Kamu tidak boleh menikah. Ia mengatakan masalah dasar yang menyebabkan konflik rutin dalam hubungan kalian adalah hal-hal yang harus diselesaikan sebelum menikah.

Bersamanya, kamu tidak menjadi lebih baik

(Istimewa)

Dalam sebuah artikel di Psychology Today, psikolog dan psikoterapis Dr. Harriet Lerner mengatakan Kamu harus mempertimbangkan apakah hubungan itu baik untukmu. Jika waktu bersama membuat kamu merasa tersesat, melakukan sesuatu yang sebelumnya dinilai buruk, ini merupakan tanda bahwa kalian berdua tidak cocok. “Pernikahan pasti tidak akan memperbaikinya,” kata Harriet.

Baca juga: Tanda kamu sebaiknya putus dengan pacarmu

Kamu tak bisa menemukan kekurangannya

(istimewa)

Situs web otoritas pernikahan, Everything Engagement, mencatat bahwa mudah untuk kita terperangkap dalam dongeng pernikahan bahwa kekasih adalah sosok sempurna. Padahal, setiap orang pasti mempunyai kekurangan yang membuat orang lain jengkel. Jika kamu tidak dapat memikirkan satu hal pun yang membuatmu kesal tentang pasangan, atinya kamu tidak cukup mengenalnya!

Luangkan waktu untuk melihat kekasih lebih lanjut. Adakah kekurangannya yang membuat kita kesal, misalnya kebiasaan menggoyangkan kaki saat panik, letak sepatu berantakan, dan lain sebagainya. Sepanjang masih bisa ditolerir, pernikahan akan tetap selamat.

Kamu kesepian

(istimewa)

Pakar hubungan Rachel A. Sussman mengatakan hubungan yang sehat dan berada di jalur menuju komitmen tertinggi, Kamu seharusnya tidak merasa kesepian. Jika pasangan membuatmu merasa terisolasi dalam hubungan Kamu sendiri, mungkin inilah saatnya untuk membicarakan hal yang sangat serius dan mempertimbangkan cari pengganti.

Satu saja tanda itu ada dalam hubunganmu, Kamu sebaiknya tidak menikah dengannya. Namun bila tetap ingin menikah dengan kekasih meski red flags telah terlihat sebelum janji suci, risiko ditanggung sendiri.

Spread the love