Film Indonesia Bertema Keluarga

Film Indonesia Bertema Keluarga

Haidiva.com-Di sela anjuran untuk di rumah saja, kebosanan adalah salah satu yang mesti dihadapi. Salah satu mengatasinya adalah menonton film bersama keluarga. Kali ini, Haidiva menyarankanmu beberapa film bertema keluarga yang bisa ditonton streaming bersama orang tersayang. Semuanya berakhir bahagia dan semuanya membuat hati lebih hangat.

1.Orang Kaya Baru (2019)

Film ini mengisahkan tentang bapak (Lukman Sardi) dan ibu (Cut Mini) dengan tiga anaknya Duta (Derbi Romero), Tika (Raline Syah), dan Dodi (Fatih Unru) merupakan keluarga sederhana yang hidupnya pas-pasan namun tetap kompak. Meskipun bukan keluarga kaya, mereka mampu menjalani hari dengan menyenangkan. Bapak selalu bahagia meski tidak punya uang.

Ibu selalu memasak dan antar jemput Dodi menggunakan motor lama. Sementara Tika pulang dan pergi kuliah menggunakan metromini. Bahkan terkadang untuk urusan makan, Duta, Tika dan Dodi sampai masuk ke kondangan orang yang sebetulnya tidak mereka kenal. Kehidupan keluarga tersebut berubah ketika Bapak meninggal dunia. Bapak ternyata meninggalkan warisan harta yang cukup banyak kepada istri dan anaknya. Selama ini Bapak merahasiakan harta yang dimilikinya tersebut.

Kemudian keluarga tersebut berubah menjadi ‘Orang Kaya Baru’ karena warisan peninggalan Bapak. Kehidupan mereka sangat bergelimang harta. Saat si bungsu ditegur seorang penjaga toko karena menyentuh banyak barang, Ibu lalu sanggup membeli semua barang yang disentuh tersebut. Apa yang mereka inginkan dengan mudah dapat mereka beli. Meski sudah menjadi kaya, masalah justru datang menghampiri keluarga tersebut.

2.Keluarga Cemara (2018)

Film ini bercerita mengenai sebuah keluarga inti yang tinggal di Jakarta harus menghadapi kenyataan bahwa harta benda mereka ludes akibat ditipu salah satu anggota keluarga besar mereka. Pindah ke desa di Kabupaten Bogor, Abah dan keluarga harus beradaptasi dengan segala ketidaknyamanan yang tak pernah dialami sebelumnya.

Abah (Ringgo Agus Rahman) menjadi tukang ojek, sementara Emak (Nirina Zubir) membuat opak yang akan dijual anak-anaknya. Euis (Adhisty Zara) masih rindu dengan sahabat dan suasananya di kota. Hanya Ara (Widhuri Sasono) yang terlihat optimistis dengan kehidupan di kampung. Permasalahan datang silih berganti, tetapi keluarga ini tetap bertahan dalam keadaan gegar budaya.

3.Cek Toko Sebelah (2017)

Setelah Erwin (Ernest Prakasa) menerima tawaran kerja di Singapura, Koh Afuk (Chew Kinwah), ayahnya, sakit dan butuh dirinya untuk meneruskan usaha toko sembako. Erwin bingung dihadapkan antara tugas sebagai anak dan kariernya yang menuju puncak.

Sementara Yohan (Dion Wiyoko), kakaknya yang dianggap kurang bertanggung jawab, merasa ayahnya pilih kasih. Yohan dianggap kurang bertanggung jawab karena tak lulus kuliah dan menikah dengan perempuan Jawa, bukan yang seetnis. Keluarga ini juga harus menghadapi pengembang nakal yang berusaha merayu agar bangunan toko dijual. Bagaimana ayah dan anak ini menangani masalah keluarga dan tokonya?

4.Sabtu Bersama Bapak (2016)

Gunawan (Abimana Aryasatya) memiliki seorang istri, Itje (Ira Wibowo), dan dua anak kecil: Satya dan Cakra. Hidup mereka berubah ketika Gunawan tahu hanya memiliki satu tahun lagi untuk hidup. Gunawan memutuskan, kematian tak boleh membatasinya dari menyayangi kedua anak. Ia membuat banyak rekaman berisikan pesan-pesan untuk kedua anaknya. Setelah Gunawan berpulang, Itje, sang istri memutuskan agar kedua anak dapat bertemu sang bapak satu kali seminggu, setiap hari Sabtu.

Kehidupan Itje, Satya (Arifin Putra) dan Cakra (Deva Mahenra), berlanjut. Satya sudah beristri, Rissa (Acha Septriasa), dua anak laki-laki (rian dan miku), Satya bekerja sebagai tenaga offshore di lepas pantai Denmark. Cakra (30) menjadi deputi direktur di sebuah bank asing di Jakarta dan masih menjomblo. Itje, tetap sendiri menjalankan bisnis warung makannya di Bandung.

Mengikuti pesan sang bapak, Satya terlalu kaku dengan pemikirannya dan berjarak dengan keluarganya. Mengikuti pesan sang bapak, Cakra fokus bertahun-tahun menyiapkan materi sehingga lupa bahwa menyiapkan diri untuk mencari pasangan. Itje menyimpan sebuah rahasia, dan tidak ingin kedua anaknya tahu.

5.Nada untuk Asa (2015)

Segalanya tampak sempurna di kehidupan Nada (Marsha Timothy). Ia memiliki kehidupan rumah tangga impian, anak-anak yang lucu, dan keluarga yang selalu mendukungnya. Sampai suatu ketika, sebuah tragedi menimpanya. Tragedi yang tidak hanya merenggut belahan jiwanya, tetapi juga keluarga dan masa depannya. Namun, tragedi itu lantas membuat Nada untuk berani hidup dan memperjuangkan hidup. Ini adalah kisah mengenai perjuangan Nada demi kelanjutan asa dan masa depannya.

Nada terkena virus HIV/AIDS dari suaminya Bobby (Irgy Ahmad Fahrezy) padahal saat itu ia sedang mengandung. Sepeninggal kematian Bobby, Nada menjadi ibu tunggal untuk ketiga buah hatinya, terutama Asa yang sudah menjadi ODHA sejak lahir. Nada dan Asa harus menghadapi stigma buruk sebagai ODHA, tak hanya dari masyarakat tetapi juga keluarga terdekatnya.

Spread the love

2 thoughts on “Film Indonesia Bertema Keluarga

Comments are closed.