Fakta Kamala Harris, Cawapres Amerika Lawan Donald Trump

Fakta Kamala Harris, Cawapres Amerika Lawan Donald Trump

Haidiva.com-Calon presiden yang diusung Partai Demokrat Amerika Serikat Joe Biden, memilih Kamala Harris sebagai calon wakil presiden yang akan mendampinginya. Bila pasangan ini menang di pemilihan umum Amerika Serikat melawan calon petahana Donald Trump, Kamala akan menjadi perempuan pertama yang duduk di pemerintahan tertinggi negara tersebut.

“Saya mendapat kehormatan besar untuk mengumumkan bahwa saya telah memilih @KamalaHarris petarung tak kenal takut dan salah satu pegawai negeri terbaik sebagai pasangan saya,” kata Joe Biden di akun twitternya.

Nama Kamala terdengar asing bagi publik Indonesia. Berikut fakta tentang Kamala Harris yang dicuplik dari berbagai sumber:

Multirasial

Kamala lahir pada tanggal 20 Oktober 1964. Kamala merupakan warga Amerika Serikat keturunan India-Jamaika.

Baca juga: Pemimpin Perempuan di Negara Terbaik Atasi Corona

Terkenal kritis dan pendukung minoritas

Kamala dikenal sebagai senator yang vokal dan kritis. Terutama menyangkut reformasi kepolisian AS dan keadilan sosial. Kamala sangat vokal saat kasus dugaan pelecehan seksual yang menjerat hakim ke-9 Mahkamah Agung Amerika Serikat, Brett Kavanaugh, pada 2018 silam.

Kamala Harris juga terkenal sebagai salah satu tokoh yang rajin memberikan kritik terhadap Presiden AS Donald Trump. Salah satunya pada insiden tewasnya George Floyd di tangan polisi.

Berpengalaman di politik dan hukum

Sebelum menjadi senator California, Amerika Serikat, Kamala Harris merupakan Jaksa Penuntut dan Jaksa Agung di California, periode 2011-2017. Sebelumnya, Kamala menjadi jaksa di San Francisco, Amerika Serikat tahun 2004-2011.

Sahabat anak Joe Biden

Kamala sempat mengajukan diri sebagai bakal calon presiden dari Partai Demokrat, kemudian mundur dan memilih mendukung Joe Biden melawan Donald Trump. Bukan yang aneh karena ternyata Kamala adalah sahabat anak Joe Biden, Beau Biden. Mendiang Beau Biden dulunya adalah Jaksa Agung di Delaware di saat Kamala Harris menduduki posisi yang sama di San Francisco.

Baca juga: Kampanye Donald Trump Ditipu Penggemar TikTok dan Kpop

Didukung Barack Obama

Mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama mendukung Kamala Harris sebagai cawapres yang mendampingi Joe Biden melawan Donald Trump. Kamala Harris dinilai sangat siap untuk menjadi wapres.

“Saya telah mengenal Senator Harris sejak lama. Ia lebih dari siap untuk pekerjaan ini. Ia telah menghabiskan kariernya melindungi Konstitusi kita dan berjuang untuk orang-orang yang butuh keadilan,” ujar Barack Obama

Dibenci Donald Trump

Calon presiden petahana dari Partai Republik Donald Trump menyebut Kamala Harris sebagai perempuan yang mengerikan dan menyebalkan. Trump menyayangkan Biden memilih Kamala Harris karena perempuan itu pernah mengkritik keras Biden saat capres Demokrat itu lambat memutuskan kebijakan bus sekolah.

“Paling kejam, paling mengerikan, paling tidak sopan, dibandingkan siapa pun,” komentar Donald Trump tentang Kamala Harris.

Spread the love