Atur Keuangan untuk Generasi Sandwich

Atur Keuangan untuk Generasi Sandwich

Haidiva.com-Generasi sandwich ialah kondisi di mana generasi itu tak hanya membiayai dirinya dan anaknya tetapi juga orang tuanya. Generasi ini muncul seiring dengan angka harapan hidup yang meningkat. Generasi sandwich biasanya berusia 30-an tahun hingga 50-an tahun.

Nah, perlu formula khusus dalam merencanakan keuangan agar penghasilan tak lekas habis dan berujung pada banyaknya utang. Pengaturan keuangan juga diperlukan agar si generasi sandwich masih bisa menikmati penghasilan untuk menyenangkan dirinya sendiri tanpa melupakan tanggung jawabnya. Berikut cara mengatur keuangan untuk generasi sandwich.

Bantu orang tua untuk membuat dana pensiun

Sedini mungkin, kita perlu mengingatkan orang tua untuk mempersiapkan dana pensiun. Bentuknya bisa berupa tabungan atau investasi, apalagi saat orang tua masih berada pada usia produktif. Sebagian orang tua memang merasa digurui ketika anaknya memberi masukan cara mengatur keuangan, berbeda ketika pihak lain yang memberi tahu. Solusinya, ajak pakar keuangan untuk menjelaskan tentang dana pensiun.

Persiapkan dana pensiun untuk dirimu sendiri

Ingat, idiom banyak anak banyak rezeki sudah usang. Justru kita perlu perencanaan keuangan yang tepat agar kebutuhan anak tercukupi. Anak bukanlah investasi orang tua, mereka punya masa depannya sendiri. Agar tak menjadi beban bagi anak kelak, kita mesti membuat dana pensiun untuk diri sendiri. Bentuknya bisa berupa tabungan atau investasi.

Baca juga: Cara Membuat Tabungan Pensiun

Persiapkan tabungan pendidikan anak sejak masa kehamilan

Biaya sekolah tak akan pernah turun. Sekali lagi, buat perencanaan untuk mengatur biaya pendidikan. Bentuknya bisa tabungan ataupun investasi dan mulai disisihkan sejak anak masih dalam kandungan. Hitung berapa biaya yang akan dihabiskan anak untuk sekolah termasuk inflasi. Kita juga bisa mempertimbangkan metode pendidikan yang akan diambil dan mengajari anak pengelolaan keuangan sedini mungkin.

Membahas warisan sebelum kita meninggal

Ketika anak sudah bisa berpikir, kita bisa mengajak berdiskusi tentang harta apa saja yang akan ia terima ketika kita meninggal. Siapa tahu dia mempunyai pengelolaan keuangan yang lebih baik daripada kita. Beri kebebasan pengelolaan dengan konsekuensi terburuk yang akan mereka terima.

Baca juga: Trik Gaya Hidup Hemat Ramah Lingkungan

Tetap hemat dan tentukan target minimal jangka panjang dan pendek

Tentukan  target minimal jangka panjang dan pendek pengaturan dan pengelolaan keuangan kita. Sepanjang masih di perencanaan keuangan yang benar, sisa uang bisa kita gunakan untuk diri sendiri. Liburan atau pelatihan pengembangan diri bisa kita pilih setelah target tabungan terpenuhi.**

Spread the love